CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

BIJB Kertajati Harus Mandiri, APBD Bukan Mesin ATM

pri
9 November 2024
BIJB Kertajati Harus Mandiri, APBD Bukan Mesin ATM

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kinerja PT. Bandara Internasional Jawa Barat atau BIJB Kertajati yang dinilai belum optimal.

Menurut Daddy, BIJB Kertajati yang merupakan BUMD belum mampu memanfaatkan potensi Bandara Kertajati sebagai kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Bahkan kesulitan memenuhi biaya operasional tanpa suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat.

“Setiap tahun, PT. BIJB harus menerima tambahan modal dari APBD. Di APBD Murni 2025, DPRD Jawa Barat telah menyetujui penyertaan modal sebesar Rp50 miliar, sementara sebelumnya dalam APBD Perubahan 2024, disetujui Rp52 miliar,” ujar Daddy kepada wartawan, Sabtu, 9 November 2024.

Baca juga:   Polres Cimahi Kirimkan Personel untuk Bantu Korban Terdampak Gempa Cianjur

Menurut Daddy, BUMD didirikan untuk dua tujuan utama. Pertama, sebagai sumber pendapatan daerah melalui dividen, dan kedua, untuk menyediakan layanan publik.

Namun, PT. BIJB dinilai belum mampu memberikan keuntungan bagi daerah, apalagi mencetak dividen.

“Harapan kami, modal yang disetor oleh APBD ke BUMD bisa balik modal. Jika sudah mencapai titik impas (BEP), penyertaan modal tidak lagi diperlukan, karena mereka seharusnya bisa menjalankan operasional dari pendapatan sendiri,” jelas Daddy.

Daddy merasa kecewa karena pihak PT. BIJB sering berdalih bahwa bisnis bandara merupakan bisnis jangka panjang setiap kali DPRD meminta pertanggungjawaban.

“Saya bilang jangan jadikan itu sebagai tameng, itu hanya bentuk apologi. Direksi dan manajemen harus bertanggung jawab pada bisnis yang mereka kelola, apalagi ini menggunakan dana rakyat,” tegas Daddy.

Baca juga:   Antisipasi Krisis Global, DIPA Jabar 2023 Akan Fokus pada Pengendalian Inflasi

Daddy juga khawatir bahwa di dalam benak Direksi PT. BIJB belum ada komitmen kuat untuk bekerja profesional demi memenuhi fungsi perusahaan sebagai BUMD yang seharusnya melayani masyarakat.

APBD dianggap mesin ATM

Ia mengibaratkan bahwa dana APBD dianggap seperti “ATM” yang bisa diminta kapan saja jika terjadi kekurangan dana.

“Kerap kali di Badan Anggaran saya sampaikan, saya tidak mau lihat 41 BUMD kita menganggap APBD adalah ATM mereka,” tegas Daddy.

Usulkan pembentukan Pansus

Daddy juga mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) BUMD untuk melakukan audit menyeluruh atau due diligence terhadap semua BUMD di Jawa Barat.

Baca juga:   Komitmen Jabar Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tujuannya adalah memastikan setiap BUMD menjalankan fungsi sesuai mandat yang diberikan, termasuk PT. BIJB.

“Pansus akan melakukan audit dan due diligence terhadap seluruh kinerja BUMD. Jika ada BUMD berkinerja buruk, tentu ada konsekuensinya. Kami ingin memastikan pengambilan keputusan berdasarkan data yang akurat,” tambah Daddy.

Dengan pembentukan Pansus ini, DPRD Jawa Barat berharap dapat meningkatkan akuntabilitas dan kinerja BUMD.

Sekaligus memastikan bahwa penggunaan dana APBD tepat sasaran dan tidak lagi dianggap sebagai “ATM” oleh perusahaan-perusahaan daerah.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BIJB KertajatiDaddy RohanadyDPRD Jawa BaratKomisi IV


Related Posts

Pemotongan anggaran pusat
PASJABAR

Banyak Program Terancam Tertundam Wakil Ketua DPRD Jabar Minta KDM Naikkan PAD

13 Oktober 2025
Cirebon Timur resmi ditetapkan sebagai Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) usai rapat paripurna DPRD Jawa Barat. Kini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Resmi! Cirebon Timur Ditunjuk Jadi Calon Daerah Otonomi Baru, Tunggu Restu Pusat!

10 September 2025
Tunjangan DPRD
HEADLINE

Besaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tuai Sorotan dan Kritik

9 September 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.