BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), rekayasa lalu lintas dilakukan di ruas jalan nasional kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Uji coba rekayasa lalu lintas yang berlangsung sejak Kamis (12/12/2024) pagi ini bertujuan mencegah kemacetan selama libur panjang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Fauzan Azima, mengungkapkan bahwa rekayasa dilakukan di beberapa titik krusial.
Salah satunya di ruas jalan Tagog Apu, yang kini diubah menjadi dua arah. Kendaraan dari arah Bandung menuju Purwakarta harus memutar setengah lingkaran terlebih dahulu, alih-alih langsung belok kanan.
“Rekayasa ini dilakukan untuk mengoptimalkan kelancaran arus, meskipun masih ditemukan beberapa kendala yang perlu dievaluasi,” ujar Fauzan.
Meski bertujuan baik, perubahan ini justru membuat arus lalu lintas tersendat, terutama karena banyak pengendara yang belum familiar dengan pengaturan baru.
Selain itu, rekayasa jalan di sekitar Stasiun KCIC Padalarang memicu parkir liar di bahu jalan. Bus dan kendaraan pribadi yang berhenti sembarangan memperburuk kemacetan di kawasan tersebut.
Uji coba yang berlangsung hingga 14 Desember 2024 ini akan terus dievaluasi untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kebingungan pengendara dan penggunaan lahan parkir yang tidak semestinya.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap, setelah evaluasi, rekayasa ini dapat berjalan lebih efektif demi mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur Nataru. (uby)






