CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Polisi di Bandung Siapkan Alat untuk Periksa Pengemudi Mabuk

admin
10 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Polrestabes Bandung sedang menyiapkan cara untuk mendeteksi pengemudi kendaraan sedang dalam pengaruh minuman beralkohol atau tidak. Alat itu didatangkan dari Jerman.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan saat ini alat tersebut sedang dikalibrasi oleh tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

“Peralatan ini masih dikalibrasi, informasinya dikalibrasi di Singapura,” kata Bayu.

Dengan alat itu, nantinya pengemudi akan diminta untuk memasukkan semacam sedotan ke mulut dan meniupnya. Tak lama kemudian akan muncul angka yang jadi penanda apakah pengemudi dalam pengaruh alkohol atau tidak.

Baca juga:   Nikmati Pemandangan Eksotis dan Makan Enak di Mercusuar Kafe & Resto

Jika ketahuan dalam pengaruh minumal beralkohol, apalagi berlebihan, tilang siap diberikan. Sebab, sesuai aturan, pengemudi harus dalam keadaan wajar.

Sementara saat dalam pengaruh minuman beralkohol, pengemudi sangat memungkinkan mengemudi dengan cara tak wajar. Bahkan, risiko kecelakaan sangat mungkin terjadi.

Berbekal peralatan itu, nantinya polisi akan melakukan operasi atau pemeriksaan di berbagai titik strategis. Tidak hanya di dekat tempat hiburan atau tempat yang diduga menjual minumal beralkohol, operasi juga siap digelar di dekat pemukiman warga.

Baca juga:   DiskarPB Bandung Sediakan Kerudung Putih untuk Peserta Tes CPNS

“Orang minum kan tidak hanya di tempat (yang menjual) minum saja. Tapi, masyarakat juga bisa minum di tempat lain, misal di rumah, di pinggir rel kereta, dan lain-lain,” jelas Bayu.

Di Bandung sendiri diklaim tidak banyak penjualan minuman beralkohol. Sebab, keberadaan dan penjualannya sangat dibatasi.

Tapi, pemeriksaan perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat pengemudi mabuk saat berkendara. “Kita tahu di Bandung jarang orang mengemudi sambil mabuk. Tapi ada beberapa contoh kasus yang terlibat kecelakaan berawal dari mabuk,” ungkap Bayu.

Baca juga:   Pemeran Video Syur Wanita Bercadar di Kebun Teh Ciwidey Ditangkap Polisi

Ia sendiri belum bisa memastikan kapan alat itu benar-benar digunakan. Tapi, secepatnya diharapkan proses kalibrasi selesai. Sehingga uji coba dan pemberlakuan bisa dilakukan secepatnya. “Harapan kita secepatnya,” pungkas Bayu. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: alat uji mabukkota bandungpolisipolrestabes


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.