CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Puncaksalam: Pegunungan Sakral di Perbatasan Bandung Raya

pri
7 Februari 2025
Puncaksalam: Pegunungan Sakral di Perbatasan Bandung Raya

Gunung Puncaksalam (Dok: IG @gan_gan_jatnika)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gunung Puncaksalam, dengan ketinggian 904 mdpl, menawarkan pesona alam sekaligus nilai budaya yang kental.

Berada di perbatasan antara Kampung Adat Cireundeu (Cimahi), Desa Lagadar (Kabupaten Bandung), dan Desa Batujajar Timur (Bandung Barat), gunung ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi pecinta pendakian ringan yang mencari pengalaman unik.

Berikut fakta-fakta unik mengenai Gunung Puncaksalam

1. Bagian dari Pegunungan Pematang Tengah

Gunung Puncaksalam termasuk dalam Pegunungan Pematang Tengah, yang memanjang dari utara ke selatan kawasan Cekungan Bandung. Ribuan tahun lalu, pegunungan ini menjadi pematang antara Danau Bandung Purba bagian timur dan barat sebelum akhirnya terpecah akibat tekanan air besar.

Beberapa gunung lain yang termasuk dalam jajaran ini antara lain Gunung Bohong, Gunung Panganten, Gunung Jatinunggal, dan Gunung Padakasih.

Baca juga:   Keren & Kreatifnya Sepatu Buatan Siswa SMA Ini

2. Berada di Lingkungan Kampung Adat Cireundeu

Gunung ini berada dalam lingkungan Kampung Adat Cireundeu, Cimahi. Meskipun dekat dengan kawasan industri Leuwigajah, warga tetap mempertahankan budaya tradisional yang diwariskan turun-temurun, termasuk mengonsumsi rasi (beras singkong).

Pendakian di gunung ini juga menjadi bagian dari wisata budaya yang ditawarkan oleh Kampung Adat Cireundeu.

3. Tradisi Nyeker saat Mendaki

Salah satu keunikan pendakian di Gunung Puncaksalam adalah tradisi “nyeker” atau melepas alas kaki saat memasuki kawasan hutan. Selain itu, terdapat pantangan menggunakan pakaian berwarna merah, yang diyakini melambangkan api atau inti kehidupan menurut kepercayaan masyarakat setempat.

Baca juga:   Megalomania Politik

Wanita yang sedang datang bulan juga dilarang mengunjungi situs sumber air Nyi Mas Ende.

4. Melewati Hutan Adat yang Dijaga Ketat

Perjalanan menuju puncak Gunung Puncaksalam melewati hutan adat yang terbagi menjadi tiga bagian:

  • Leuweung Baladahan: Boleh dikelola sebagai lahan pertanian.
  • Leuweung Tutupan: Kekayaan hutan dapat dimanfaatkan dengan aturan ketat.
  • Leuweung Larangan: Tidak boleh diambil kekayaan alamnya dan harus tetap lestari.

Kekayaan hayati di hutan ini sangat beragam, termasuk tumbuhan langka seperti pohon ganyong, ki meong, dan beragam jenis bambu.

5. Situs Sakral Nyi Mas Ende

Di tengah perjalanan mendaki, terdapat situs Nyi Mas Ende, sumber air yang dipercaya memiliki nilai spiritual. Umat Hindu di Cimahi sering melakukan upacara melasti di tempat ini menjelang Hari Raya Nyepi.

Baca juga:   Jabar Gelar Smartren Ramadhan, Ini Tujuannya

Terdapat pula dua arca berbentuk Ganesha dan seorang dewi, serta dua lingga batu yang memperkuat nuansa sakral lokasi tersebut.

6. Pendakian yang Ringkas

Perjalanan menuju puncak hanya memakan waktu sekitar satu jam. Namun, waktu pendakian bisa lebih lama jika Anda tertarik menjelajahi keunikan flora dan fauna di sepanjang jalur.

Dengan panorama yang asri dan nilai budaya yang kaya, Gunung Puncaksalam layak menjadi destinasi bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman mendaki yang berbeda. Tertarik menjajal pendakian nyeker di sini?

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Gunung Puncaksalampesona alam


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.