CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Deden : Pidato Kenegaraan Presiden RI Masih Abstrak

admin
16 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Pasundan (Unpas), Dr H Deden Ramdan MSi.CICP.DBA, menyebutkan jika salah satu visi Presiden Joko Widodo dalam pendidikan dalam pidatonya hanya menekankan vokasional.

“Salah satu catatan dari pidato Presiden Jokowi yakni dalam penguatan SDM yang hanya menekankan pada sisi vokasionalnya saja sehingga pendidikan di Indonesia masih sekedar berorientasi menjadi pekerja,” tutur Deden menanggapi Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi, di Gedung DPR RI, Jumat (16/8/2019).

Baca juga:   Pascasarjana Unpas Bakal Gelar Sidang Daring Doktor

Dikatakan Deden, jika dalam visi Presiden Jokowi yaitu pembangunan infrastruktur, SDM, mengundang investasi seluas – luasnya, dan reformasi birokrasi dan alokasi serta distribusi APBN yang tepat sasaran, memiliki beberapa catatan untuk dosen Komunikasi itu.

“Selain kritisi SDM, ada juga yang perlu di kritisi yakni kurang menyentuhnya pidato pada substansi Hukum dan HAM,” ungkap Deden.

Baca juga:   Pastv : Sapi Kurban Ridwan Kamil Dan Presiden Jokowi

Untuk visi bidang ekonomi Deden menilai dalam pidato Jokowi masih cenderung abstrak karena tidak disebutkan langkah konkrit untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, dan cara menghadapi ekonomi global ditengah rivalitas USA dan RRC.

Selanjutnya menurut Deden penggunaan diksi ‘gebuk’ dan ’hajar’ tidak diderivasi, “Sehingga terkesan law enforcement dalam penguatan hukum, demokrasi  dan komitmen pada Ideologi Pancasila, malah jadi terkesan otoriter,” paparnya.

Baca juga:   Hari Ini Pemkot Bandung Bagikan Dua Ribu Anak Ayam ke Siswa

Meski demikian, Deden menilai salah satu yang patut diparesiasi dari pidato Presiden Joko Widodo hari ini yakni kemampuan untuk mensenyawakan antara yang dipidatokan dan yang dilaksanakan.

“Sehingga ada chemistry serta kekuatan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkas Deden. (tie)

Pengamat Komunikasi Politik Unpas, Dr H Deden Ramdan MSi.CICP.DBA,
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Deden RamdanJoko widodopasundanPengamat Komunikasi Politik Unpaspidato kenegaraanpresiden jokowiuniversitas pasundanvokasional


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.