CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

PSSI Tegaskan Program Naturalisasi Tetap Berjalan

pri
15 Maret 2025
PSSI Tegaskan Program Naturalisasi Tetap Berjalan

Tiga pemain keturunan Indonesia yakni Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) seusai jalani sumpah, di Kedubes RI Italia, Roma, Senin (10/3/2025). (INSTAGRAM/Yadi Hendriana)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — PSSI mengindikasikan akan terus melanjutkan program pencarian dan naturalisasi pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan daya saing skuad Garuda di kancah internasional, sebagaimana yang juga diterapkan oleh berbagai negara lain.

Tiga Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memperkuat skuadnya dengan mendatangkan pemain keturunan yang telah menyelesaikan proses naturalisasi. Pada FIFA Matchday Maret 2025, tiga pemain keturunan resmi akan membela Merah Putih, yakni Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James. Ketiganya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi performa Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pencarian pemain keturunan dan program naturalisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Ia menekankan bahwa langkah ini bukan sesuatu yang asing di dunia sepak bola, mengingat banyak negara menerapkan kebijakan serupa.

Baca juga:   Persiapan Piala AFF 2024, Tiga Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-22

“Kita tahu banyak negara sekarang mengadopsi para pemain keturunan untuk memperkuat tim nasionalnya. Kita bisa lihat Prancis melakukannya, begitu juga Filipina untuk membangun tim perempuannya,” ujar Erick Thohir pada Jumat (14/3/2025).

“Kita lihat juga Lamine Yamal yang harus memilih antara Maroko dan Spanyol. Jadi, ini adalah bagian dari dinamika global sepak bola modern.”

Naturalisasi dan Pembinaan Pemain Muda Berjalan Seiring

Meski PSSI terus mencari pemain keturunan yang potensial, Erick Thohir memastikan bahwa program pembinaan pemain muda tetap menjadi prioritas. Ia menegaskan bahwa naturalisasi bukanlah solusi jangka pendek semata, melainkan sebuah pendekatan fleksibel untuk memperkuat tim.

Baca juga:   Berita Bohong KLB PSSI Beredar, Umuh Muchtar Kecewa

“Bagaimana posisi pembinaan pemain sejak dini? Ya tetap berjalan,” lanjut Erick. “Tim U-17 kita yang dilatih Coach Nova sudah menjalani pemusatan latihan cukup lama dan bertanding tanpa pemain naturalisasi. Tapi ada pemain seperti Matthew Baker yang memiliki darah Indonesia dari ibunya dan Australia dari ayahnya. Itu adalah bagian dari globalisasi.”

PSSI juga terus mengembangkan kompetisi usia muda seperti Elite Pro Academy (EPA) untuk U-17 dan U-20, serta turnamen Pertiwi dan Soeratin guna mencari bakat-bakat muda dari dalam negeri.

Naturalisasi Bukan Sekadar Quick Win

Erick Thohir menegaskan bahwa program naturalisasi bukan sekadar strategi percepatan atau quick win. Keberadaan pemain keturunan Indonesia yang tersebar di berbagai belahan dunia membuat PSSI tetap fleksibel dalam pendekatan ini.

Baca juga:   Erspo Luncurkan Jersey Baru Timnas Indonesia

“Jadi kalau ada yang bertanya soal program naturalisasi, ini adalah bentuk fleksibilitas. Kalau memang ada pemain keturunan yang berkualitas dan ingin membela Indonesia, tentu kita terbuka,” jelasnya. “Tetapi, ini bukan hanya soal kemenangan instan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun tim nasional yang lebih kompetitif.”

Dengan kombinasi antara pembinaan pemain muda dan pemanfaatan pemain keturunan, PSSI berharap Timnas Indonesia dapat semakin berkembang dan bersaing di level tertinggi. Kini, harapan tertuju pada tiga pemain baru yang siap membela Merah Putih di laga-laga penting mendatang.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: naturalisasipssitimnas indonesia


Related Posts

ole romeny oxford united
HEADLINE

Oxford United Terdegradasi, Nasib Ole Romeny Jadi Sorotan

3 Mei 2026
elkan baggott premier league
HEADLINE

Elkan Baggott Siap Tampil di Premier League! Ipswich Town Promosi, Bek Timnas Indonesia Ukir Sejarah

3 Mei 2026
Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)
HEADLINE

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.