CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kasus Pelecehan di Ruang USG, Gubernur Jabar Minta Sanksi Berat

Uby
15 April 2025
Kasus pelecehan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat dan memicu kemarahan publik.

Kali ini, peristiwa memalukan tersebut melibatkan seorang dokter kandungan di Kabupaten Garut. Yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya saat menjalani pemeriksaan USG.

Video amatir kasus pelecehan berdurasi singkat yang beredar di media sosial memperlihatkan dokter tersebut melakukan tindakan tidak pantas. Dengan menyentuh area sensitif pasien.

Baca juga:   Idul Adha 2024, Bey Machmudin Kurban 4 Sapi dan 9 Domba

Aksi itu langsung mendapat sorotan tajam dari warganet. Terlebih karena terjadi di ruang pemeriksaan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat suara terkait kasus ini. Ia mendesak agar izin praktik sang dokter segera dicabut.

Bahkan, ia meminta agar gelar akademik dokter yang bersangkutan juga dicabut oleh perguruan tinggi yang memberikannya.

Baca juga:   Menyulam Tali Persaudaraan: Kolaborasi Organisasi Notaris Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

“Saya minta yang bersangkutan dicabut izin praktiknya. Bahkan kalau perlu, gelar dokternya dicabut. Ini untuk memberikan efek jera, agar tidak ada lagi korban dari perilaku menyimpang seperti ini,” tegas Dedi Mulyadi dalam pernyataannya di Bandung, Selasa (14/4/2025).

Menurut Dedi, dunia kesehatan tidak boleh membiarkan kasus-kasus serupa terulang.

Ia mendorong agar lembaga profesi kedokteran seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta institusi pendidikan tinggi turut menindak tegas pelaku.

Baca juga:   Sembilan PNS Terbaik se-Jabar Mendapat Penghargaan Anugerah PNS Berprestasi

“Ini bukan sekadar soal hukum, tapi juga soal moral dan etika profesi. Kita harus jaga kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis,” ujarnya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian. Sementara itu, dukungan publik terus mengalir. Agar korban mendapat perlindungan dan pelaku menerima sanksi setimpal. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dokter GarutKasus Pelecehan


Related Posts

Atalia Praratya Kamil
HEADLINE

Kasus Pelecehan di RSHS Bandung, Atalia Kamil akan Dampingi Korban

14 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.