www.pasjabar.com — Keputusan Djenna de Jong untuk batal membela Timnas Wanita Indonesia mengejutkan publik sepak bola nasional. Pesepak bola keturunan Belanda-Indonesia itu menyampaikan kabar tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (23/4) pagi WIB.
Ia mengaku kecewa dan menyebut adanya perlakuan yang tidak profesional selama proses menuju naturalisasi.
Pernyataan Djenna sontak memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk PSSI. Melalui pernyataan resmi, federasi sepak bola Indonesia itu akhirnya angkat bicara.
PSSI menegaskan bahwa proses naturalisasi Djenna belum dilakukan karena belum adanya rekomendasi langsung dari pelatih kepala Timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki.
Belum Tampil Maksimal Saat Trial, Djenna Tak Dapat Rekomendasi
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, menjelaskan bahwa Djenna sebenarnya telah diberi dua kesempatan untuk mengikuti trial bersama skuad Garuda Pertiwi.
Namun, kedua kesempatan itu disebut tidak berjalan maksimal. Trial pertama dibatalkan karena Djenna sakit, sedangkan dalam kesempatan kedua, ia datang ke Jepang namun tidak pernah berlatih karena masih dalam masa pemulihan cedera.
“Coach Mochi belum bisa memberikan rekomendasi karena selama di Jepang, Djenna belum sekali pun ikut latihan,” ujar Vivin dalam keterangannya.
Karena tidak ada penilaian langsung dari pelatih, maka proses naturalisasi pun tidak bisa dilanjutkan.
Vivin menambahkan bahwa semua proses seleksi dan pemilihan pemain Timnas Wanita dilakukan dengan transparan dan berdasarkan masukan dari tim pelatih.
Tanpa rekomendasi resmi, PSSI tak bisa memproses naturalisasi siapa pun, termasuk Djenna.
PSSI Hormati Keputusan Djenna de Jong
Meski Djenna menyampaikan kritik terhadap proses yang ia alami, PSSI menegaskan bahwa keputusan untuk tidak melanjutkan naturalisasi sepenuhnya berdasarkan pertimbangan teknis.
Federasi juga menyatakan menghormati keputusan Djenna untuk tidak lagi mengejar mimpi bersama Timnas Indonesia.
“Kalau sekarang Djenna tidak mau bermain untuk Timnas Indonesia, itu adalah hak Djenna. Kami sangat menghargai keputusannya dan tidak akan melakukan intervensi terhadap keputusan Coach Mochi,” tegas Vivin.
Kisah Djenna de Jong kini menjadi sorotan publik. Meski gagal bergabung dengan Garuda Pertiwi, keputusan dan klarifikasi dari kedua pihak membuka diskusi lebih luas soal transparansi dan profesionalisme dalam proses seleksi pemain naturalisasi di Indonesia.







