www.pasjabar.com — AC Milan tampil luar biasa dalam Derby della Madonnina di leg kedua semifinal Coppa Italia 2024/2025. Bertanding di Giuseppe Meazza, Kamis (24/4/2025) dini hari WIB, Rossoneri menghajar Inter Milan dengan skor telak 3-0.
Luka Jovic menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Tijjani Reijnders.
Milan memastikan tiket ke final berkat kemenangan agregat 4-1, setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama.
Kemenangan ini membawa pasukan Stefano Pioli menanti lawan di final antara Bologna atau Empoli.
Sementara itu, Inter harus menelan pil pahit karena kegagalan ini sekaligus menggagalkan ambisi mereka untuk meraih treble musim ini.
Duel Ketat yang Berujung Pesta Milan
Inter sejatinya mengawali pertandingan dengan cukup agresif. Pada menit ke-10, Matteo Darmian mengancam lewat aksinya di kotak penalti meski tembakannya masih melebar.
Federico Di Marco juga nyaris membuka skor lewat sepakan keras yang membentur tiang pada menit ke-23. Bahkan Lautaro Martinez sempat mengancam melalui bola rebound, tapi hasilnya belum maksimal.
Namun, justru Milan yang mencuri gol lebih dulu. Pada menit ke-36, Luka Jovic sukses menanduk umpan silang dari Alex Jimenez menjadi gol pembuka. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih percaya diri. Gol kedua tercipta lewat kemelut dari situasi sepak pojok yang dimanfaatkan kembali oleh Jovic pada menit ke-50.
Inter mencoba bangkit, tapi sundulan Stefan De Vrij masih bisa diamankan oleh Mike Maignan. Justru Milan yang menambah gol ketiga lewat sepakan mendatar Tijjani Reijnders di menit ke-85 setelah menerima umpan dari Rafael Leao.
Mimpi Treble Inter Resmi Pupus, Fokus Kini ke Serie A dan Liga Champions
Kekalahan ini benar-benar menjadi pukulan telak bagi Inter Milan. Setelah sebelumnya tumbang dari Bologna di Serie A, kini kegagalan melaju ke final Coppa Italia mempersempit peluang mereka untuk meraih treble winners musim ini. Kini, hanya dua trofi tersisa yang bisa dikejar: Serie A dan Liga Champions.
Namun, perjalanan di kedua kompetisi itu pun tidak mudah. Di Serie A, Napoli menempel ketat dengan poin yang sama, sementara di Liga Champions, Inter masih harus menghadapi raksasa Spanyol, Barcelona.
Tantangan besar menanti pasukan Simone Inzaghi untuk menutup musim dengan prestasi.







