CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Afghanistan Larang Permainan Catur karena Alasan Agama

Hanna Hanifah
12 Mei 2025
Afghanistan larang catur

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah sementara Afghanistan resmi larang permainan catur untuk waktu yang tidak ditentukan, dengan alasan bahwa permainan tersebut bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Dilansir dari Antara, keputusan ini diambil berdasarkan pedoman. Yang dikeluarkan oleh Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan, demikian dilaporkan situs berita Khaama Press, Minggu (11/5/2025).

Kebijakan larang permainan catur ini diperkuat dengan pembubaran Federasi Catur Afghanistan oleh kementerian tersebut.

Baca juga:   Luka-luka Hingga Tewas, Teror di Afghanistan Kembali Terjadi

Catur disebut sebagai permainan haram atau terlarang, berdasarkan interpretasi mereka terhadap hukum Islam.

Kementerian Olahraga Afghanistan juga telah mengonfirmasi. Bahwa seluruh kegiatan yang berkaitan dengan permainan catur dihentikan per Minggu.

Federasi Catur Afghanistan menyatakan bahwa larangan ini secara efektif menghentikan semua aktivitas mereka. Termasuk pelatihan, kompetisi, dan partisipasi internasional. Kecuali jika kekhawatiran agama yang diajukan oleh pihak berwenang diselesaikan.

Baca juga:   AS Lakukan Ini Pasca Dronenya Tewaskan Warga Afghanistan

Belum ada kejelasan apakah larangan tersebut bersifat sementara atau akan diberlakukan secara permanen.

Menurut laporan Khaama Press, sejumlah pecatur profesional dan penggiat catur sempat mengajukan permintaan dukungan finansial. Kepada Kementerian Olahraga untuk keberlangsungan kegiatan mereka.

Namun, alih-alih menerima bantuan, mereka justru mendapat kabar mengenai pelarangan total aktivitas catur di negara itu.

Langkah pemerintah sementara Afghanistan ini menambah daftar panjang pelarangan berbagai bentuk hiburan dan olahraga yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Baca juga:   Afghanistan Mencekam, Konflik ISIS dan Taliban Berkelanjutan

Sebelumnya, beberapa kegiatan seni, musik, dan olahraga lainnya juga dibatasi atau dilarang.

Larangan terhadap catur menuai respons beragam dari komunitas olahraga internasional dan aktivis hak asasi manusia.

Banyak pihak menilai langkah ini sebagai bentuk pembungkaman kreativitas dan kebebasan individu. Yang semakin mengkhawatirkan di Afghanistan pasca-kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: AfghanistanAfghanistan larang caturpermainan catur


Related Posts

Rusia Serukan Dukungan Kemanusiaan dan Pencegahan Krisis Afghanistan
PASDUNIA

Rusia Serukan Dukungan Kemanusiaan dan Pencegahan Krisis Afghanistan

21 Oktober 2021
AS Lakukan Ini Pasca Dronenya Tewaskan Warga Afghanistan
PASDUNIA

AS Lakukan Ini Pasca Dronenya Tewaskan Warga Afghanistan

17 Oktober 2021
Afghanistan Mencekam, Konflik ISIS dan Taliban Berkelanjutan
Uncategorized

Afghanistan Mencekam, Konflik ISIS dan Taliban Berkelanjutan

5 Oktober 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.