CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Djuanda, Tokoh Hebat yang Lahir dari Paguyuban Pasundan!

pri
20 Juli 2025
Perdana Menteri Djuanda saat berjalan menuju mimbar untuk memberikan pidato di sidang Konstituante.(Preanger Studio)

Perdana Menteri Djuanda saat berjalan menuju mimbar untuk memberikan pidato di sidang Konstituante.(Preanger Studio)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Djuanda Kartawidjaja merupakan salah satu tokoh nasional paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Lahir di Tasikmalaya pada 14 Januari 1911, ia dikenal luas sebagai Perdana Menteri terakhir Republik Indonesia (1957–1959) sebelum sistem pemerintahan beralih ke demokrasi terpimpin.

Dikenal sebagai pribadi yang cerdas, sederhana, dan berdedikasi tinggi, Djuanda adalah arsitek utama Deklarasi Djuanda yang memperjuangkan kedaulatan laut Indonesia hingga 12 mil dari garis pantai, menjadikan wilayah laut Indonesia jauh lebih luas secara hukum internasional.

Namun tak banyak yang tahu, sebelum menjadi tokoh besar di panggung nasional, Djuanda tumbuh dan berkembang dalam lingkungan kultural Sunda yang kuat, salah satunya melalui peran Paguyuban Pasundan.

Baca juga:   Seluruh Prodi Fakultas Teknik Unpas Raih Akreditasi Unggul

Koneksi Kuat Djuanda dengan Paguyuban Pasundan

Sebagai putra daerah yang berakar dari masyarakat Sunda, Djuanda memiliki hubungan erat dengan Paguyuban Pasundan, organisasi etnis-budaya yang berdiri sejak 1913 di Bandung. Sejak muda, ia aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh paguyuban ini, terutama di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Paguyuban Pasundan pada masa itu bukan sekadar wadah budaya, melainkan juga tempat berkumpulnya para pemuda Sunda yang memiliki semangat nasionalisme tinggi.

Djuanda dikenal sebagai anggota yang aktif dan menjadikan prinsip-prinsip luhur Pasundan—seperti “sabilulungan” (gotong royong) dan “ngamumule budaya” (melestarikan budaya)—sebagai nilai dasar dalam kiprah politik dan kenegaraannya.

Pendidikan, Etnisitas, dan Nasionalisme dalam Sosok Djuanda

Jejak keterlibatan Djuanda di Paguyuban Pasundan membentuk pandangan luasnya mengenai pentingnya pendidikan sebagai jalan kemajuan bangsa. Hal ini selaras dengan misi utama Paguyuban Pasundan dalam mendirikan berbagai lembaga pendidikan berbasis budaya Sunda.

Baca juga:   Pemprov Gelontorkan Rp120M untuk Bangun Gedung Kejati Jabar

Djuanda menyadari bahwa untuk mengangkat harkat masyarakat Sunda (dan Indonesia secara umum), pendidikan harus dikembangkan secara inklusif, kontekstual, dan terjangkau.

Pandangan ini kelak menjadi dasar bagi kebijakan-kebijakan strategisnya di bidang infrastruktur, ekonomi, dan maritim.

Kecintaannya pada budaya Sunda juga tampak dari berbagai pernyataannya yang kerap mengangkat pentingnya mempertahankan identitas lokal dalam pembangunan nasional.

Warisan Pemikiran Djuanda dan Peran Paguyuban Pasundan Kini

Warisan Djuanda bukan hanya pada peta maritim Indonesia, tetapi juga pada nilai-nilai kepemimpinan yang berpijak pada akar budaya dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Baca juga:   HMBSI Unpas Gelar Lomba Baca Puisi 2025 Se-Jawa Barat

Paguyuban Pasundan pun terus mengenang kontribusinya dengan menjadikan sosok Djuanda sebagai teladan generasi muda Sunda.

Dalam berbagai kesempatan, tokoh-tokoh Paguyuban Pasundan menyebut Djuanda sebagai “putra terbaik Tatar Sunda” yang berhasil menjembatani nilai kedaerahan dengan semangat kebangsaan.

Tak heran jika namanya diabadikan di berbagai institusi pendidikan, jalan protokol, hingga bandar udara internasional (Bandara Internasional Djuanda di Surabaya).

Referensi:

  1. Suhendar, Edi. Tokoh Sunda dan Perannya dalam Sejarah Indonesia. Bandung: Unpas Press, 2021.

  2. Website Resmi Paguyuban Pasundan: https://paguyubanpasundan.or.id

  3. Ensiklopedia Tokoh Indonesia: Djuanda Kartawidjaja – https://tokoh.id

  4. Kompas.com: “Mengenang Djuanda Kartawidjaja, Bapak Deklarasi Laut Indonesia”, 14 Januari 2022.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: budaya sundaDeklarasi DjuandaDjuanda dan budaya SundaDjuanda dan pendidikanDjuanda KartawidjajaDjuanda pahlawan nasionalorganisasi budaya Sundaorganisasi etnis Indonesiapaguyuban pasundanpemimpin Sundapendidikan di Jawa BaratPerdana Menteri Indonesiasabilulungansejarah Djuandasejarah organisasi Pasundansejarah Sundasejarah tokoh nasionaltokoh inspiratif Indonesiatokoh Paguyuban Pasundantokoh sundaunpaswarisan budaya Sunda


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.