CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pengusaha Bus Wisata Jabar Merugi Imbas Larangan Study Tour Sekolah

Uby
29 Juli 2025
larangan study tour sekolah

Kebijakan larangan study tour sekolah yang diterbitkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdampak besar pada sektor transportasi pariwisata. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kebijakan larangan study tour sekolah yang diterbitkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdampak besar pada sektor transportasi pariwisata.

Para pengusaha otobus wisata mengaku mengalami kerugian hingga 70 persen. Akibat sepinya permintaan perjalanan wisata sekolah.

Sebelum larangan study tour sekolah ini diberlakukan, para pengusaha otobus pariwisata mampu mengoperasikan hingga 20 perjalanan per bulan.

Baca juga:   Emil Kutuk Youtubers Prank Makanan Sampah

Kini, jumlah perjalanan menurun drastis hanya lima perjalanan per bulan. Kondisi ini memaksa sejumlah pengusaha mengurangi jumlah karyawan bahkan menjual unit bus untuk menutupi kerugian.

“Surat edaran itu tidak mempertimbangkan dampak ke pekerja. Banyak karyawan yang kehilangan mata pencaharian. Sementara sampai sekarang belum ada respons dari pemerintah provinsi,” kata Dafiq Serunting, pemilik otobus pariwisata.

Baca juga:   Mainstage Tomorrowland Terbakar Hebat, Festival Tetap Jalan

Hal serupa dialami sopir bus pariwisata. Pendapatan mereka ikut anjlok tajam karena minimnya penggunaan bus untuk perjalanan pariwisata warga, khususnya sekolah.

Muhammad Ridwan, salah satu sopir, mengaku sebelumnya bisa mengemudi bus hingga 20 kali sebulan dengan penghasilan lebih dari Rp4 juta. Kini, ia hanya bekerja dua hingga tiga kali sebulan.

Baca juga:   Ridwan Kamil Tunggu Informasi Soal Warga Jabar di Natuna

Kebijakan larangan study tour ini sebelumnya juga memicu aksi protes ribuan pekerja pariwisata se-Jawa Barat. Mereka melakukan demonstrasi dan blokade jalan untuk mendesak pemerintah provinsi meninjau ulang kebijakan larangan tersebut.

Para pengusaha otobus pariwisata mengancam akan kembali melakukan aksi jika tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratGubernur Jawa Barat Dedi MulyadiKebijakan larangan study tour sekolahlarangan study tour sekolahotobus pariwisatapengusaha otobus wisata


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.