CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Diam Seribu Bahasa! 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Picu Kecurigaan Baru Usai Sanksi FIFA

pri
25 Oktober 2025
FIFA memberikan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia atas kasus pemalsuan dokumen. (FAM.ORG.MY)

FIFA memberikan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia atas kasus pemalsuan dokumen. (FAM.ORG.MY)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuala Lumpur, www.pasjabar.com — Sikap diam tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia di tengah sanksi berat dari FIFA menimbulkan gelombang kecurigaan dan spekulasi baru di publik.

Meski Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), para pemain tetap memilih bungkam sejak vonis dijatuhkan pada 6 Oktober 2025 lalu.

Dihukum FIFA karena Pemalsuan Dokumen

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia setelah mereka terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Ketujuh pemain yang dimaksud adalah Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, Facundo Garces, dan Gabriel Palmero.

Dalam keputusan itu, FAM didenda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar, sementara masing-masing pemain dikenai denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41,7 juta) serta larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan penuh.

Baca juga:   Meksiko dalam Status Darurat: El Mencho Tewas, Akankah Piala Dunia 2026 Terancam Batal Akibat Amukan Kartel?

Namun, sejak sanksi diumumkan, tidak satu pun dari para pemain itu mengeluarkan pernyataan publik.
Bahkan aktivitas di akun media sosial mereka ikut diawasi ketat oleh penggemar, yang berharap ada penjelasan atau klarifikasi — namun tetap nihil.

Diam Pemain, Saran Hukum atau Strategi Aman?

Sikap diam kolektif tujuh pemain itu kini memunculkan tanda tanya besar.
Apakah mereka disarankan oleh penasihat hukum untuk tidak berkomentar, atau memang memilih menghindari tanggung jawab publik?

Kritikus sepak bola Datuk Dr. Pekan Ramli menilai, kasus ini bisa menjadi cerminan lemahnya pemahaman para pemain tentang proses naturalisasi dan risiko hukum yang menyertainya.

“Apakah mereka sadar akan implikasinya? Atau mereka berpikir hal ini tidak akan terjadi? Bisa jadi mereka dijanjikan sesuatu hingga mengabaikan risikonya,” ujar Pekan Ramli, dikutip dari New Straits Times.

Ia menegaskan, jika FIFA memiliki bukti kuat bahwa dokumen keturunan para pemain tersebut tidak sah, maka mereka harus siap menanggung akibatnya.

“Jika mereka tahu dan tetap diam, inilah konsekuensinya. Ini harus menjadi pelajaran keras bagi pemain lain yang tergoda mencari jalan pintas ke tim nasional.”

Diam Berdampak Berat: Denda, Skorsing, dan Citra yang Runtuh

Selain denda dan skorsing setahun, hukuman ini menghancurkan reputasi tujuh pemain tersebut di dunia sepak bola internasional.

Baca juga:   Drama Delapan Gol di Laga Chelsea vs Manchester City

Mereka kini menghadapi masa depan yang suram — kehilangan kesempatan bermain di level tertinggi, sekaligus merugikan klub-klub mereka di luar negeri yang kehilangan pemain kunci tanpa sebab teknis.

“Posisi mereka di komunitas sepak bola internasional terpukul signifikan. Kontroversi ini bisa memengaruhi negosiasi kontrak dan kepercayaan klub di masa depan,” kata Pekan.

Namun, ia juga memberi catatan positif bahwa karier mereka belum sepenuhnya berakhir.

“Citra mereka memang tercoreng, tetapi bakat tetaplah bakat. Jika mereka bisa membuktikan ketulusan dan bertanggung jawab, klub-klub Malaysia mungkin masih memberi kesempatan kedua.”

Klub Dirugikan, FAM di Ujung Tanggung Jawab

Tak hanya para pemain, klub-klub yang menggaji mereka kini menanggung kerugian besar. Dengan skorsing selama satu tahun, tim-tim tersebut harus kehilangan pemain penting di tengah musim.
Sejumlah pihak bahkan mulai mendiskusikan kemungkinan tuntutan kompensasi terhadap FAM atas kerugian finansial yang timbul.

Baca juga:   Sanksi Berat FIFA untuk Sumardji: Ketua Badan Tim Nasional Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Pertandingan Internasional

Jika langkah itu benar diambil, maka krisis ini bukan hanya soal etika olahraga — tetapi bisa menjelma menjadi badai hukum dan keuangan terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: CASDatuk Dr Pekan Ramlidenda FAMFacundo GarcésFAMfifagabriel palmerohector hevelImanol Machucajoao figueiredojon irazabalLarangan FIFANew Straits Timespemain naturalisasi Malaysiarodrigo holgadoSanksi FIFA Malaysiaskandal naturalisasi malaysiaskorsing pemain MalaysiaSuperBalltimnas malaysia


Related Posts

Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images
HEADLINE

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026
Gianni Infantino menegaskan Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat. (Karim JAAFAR / AFP)
HEADLINE

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

1 Mei 2026
Foto: Matthias Balk/dpa (Photo by Matthias Balk/picture alliance via Getty Images
HEADLINE

Lobi Utusan Trump Paolo Zampolli: Italia Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ini 3 Alasan Utamanya

29 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.