CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ratusan Siswa di Lembang Keracunan Massal, 19 Masih Dirawat Intensif

Uby
29 Oktober 2025
Keracunan Massal Lembang

Ratusan pelajar di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengalami keracunan makanan massal pada Rabu (29/10/2025) pagi. (foto: uby'/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM — Ratusan pelajar di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengalami keracunan makanan massal pada Rabu (29/10/2025) pagi.

Para siswa yang menjadi korban keracunan massal di kawasan Lembang tersebut mengeluhkan gejala pusing, mual, dan sesak napas setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Puluhan pelajar yang mengalami gejala cukup berat langsung dilarikan ke RSUD Lembang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Rabu siang, belasan siswa masih menjalani perawatan intensif dengan menggunakan cairan infus.

Baca juga:   Kota Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis IFSR

19 Pelajar Masih Dirawat di RSUD Lembang

Direktur RSUD Lembang, Muhamad Hidayat, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih merawat 19 pelajar yang menjadi korban keracunan. Sementara sejumlah siswa lain yang sudah membaik diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

“Korban yang dirawat rata-rata mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti mual, pusing, dan sakit perut. Kondisinya mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis,” ujar Muhamad Hidayat.

Baca juga:   Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Penggunaan APBN dan Ekonomi Makro

Salah satu orang tua korban, Asep, mengaku anaknya mulai mengalami gejala pusing dan sesak setelah menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi, daging rolade, sayuran, dan tempe goreng.

“Awalnya dibawa ke puskesmas, tapi karena kondisinya makin lemah akhirnya dirujuk ke RSUD Lembang. Saya berharap ke depan program MBG bisa lebih diawasi dan melibatkan orang tua,” ungkapnya.

Baca juga:   PASTV: Begini Kronologis Pembunuhan Suami dan Anak oleh Istri Muda

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, total ada 124 pelajar yang dilaporkan mengalami gejala keracunan.

Sejak Selasa malam, ratusan korban berdatangan ke posko kesehatan di Desa Cibodas untuk mendapatkan pertolongan. Hingga Rabu pagi, 19 pelajar masih menjalani perawatan medis di RSUD Lembang.

Pemerintah daerah bersama tim kesehatan tengah melakukan penyelidikan terhadap sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Keracunan Massal LembangMakan Bergizi GratisMBGprogram makan bergizi gratis


Related Posts

sppg
HEADLINE

SPPG di Kampus: Menyatukan Ilmu dan Pengabdian

30 April 2026
kendaraan listrik mbg
HEADLINE

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

14 April 2026
MBG
HEADLINE

Menu MBG Diduga Basi, Siswa SMP Dayeuhkolot Kembalikan Omprengan

9 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.