CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Matheus Cunha Disalahkan Amorim Usai MU Gagal Kalahkan West Ham

pri
5 Desember 2025
Ruben Amorim tak dapat menutupi amarahnya usai Man United ditahan imbang oleh West Ham United, Jumat (5/12/2025) WIB. (OLI SCARFF/AFP)

Ruben Amorim tak dapat menutupi amarahnya usai Man United ditahan imbang oleh West Ham United, Jumat (5/12/2025) WIB. (OLI SCARFF/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

www.pasjabar.com — Manchester United kembali gagal meraih poin penuh di kandang setelah dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tamunya, West Ham United, pada laga pekan ke-14 Liga Inggris 2025-2026, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB. Hasil ini langsung memicu ledakan amarah dari Pelatih Setan Merah, Ruben Amorim. Matheus Cunha disalahkan Amorim karena kegagalan tersebut.

Dalam pertandingan di Old Trafford tersebut, Man United unggul lebih dulu pada menit ke-58 melalui gol Diogo Dalot, yang menyambar bola muntah dengan sontekan terukur.

Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan. Di 10 menit terakhir waktu normal, Soungouto Magassa mencetak gol penyama kedudukan, memanfaatkan bola muntah dari situasi sepak pojok.

Hasil imbang 1-1 ini membuat Man United untuk kali kedua beruntun gagal menang di kandang.

Alih-alih merangsek ke lima besar klasemen, tambahan satu poin hanya membuat mereka naik ke peringkat kedelapan dengan koleksi 22 poin dari 14 laga.

Baca juga:   Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Menjauh 9 Poin, Manchester City Terpeleset di Markas West Ham

Kemarahan Amorim: “Kami Kehilangan Kontrol Setelah Gol”

Usai pertandingan, Ruben Amorim tak dapat menutupi rasa frustrasinya. Ia mengamuk dan menyebut timnya seharusnya mampu mengunci kemenangan di laga tersebut.

Amorim mengakui performa timnya tidak sempurna, terutama setelah gol yang dicetak Dalot.

“Ini membuat (saya) frustrasi, ini membuat marah. Itu saja,” ucap Amorim, dikutip dari TNT Sports.

Pelatih asal Portugal itu melanjutkan,

“Saya rasa penampilan kami secara keseluruhan tidak sempurna. Kami memang punya momen-momen bagus. Tetapi kami kehilangan kendali permainan di beberapa menit babak pertama dan kedua, terutama setelah gol tersebut.”

Kemarahan Amorim memuncak karena timnya kebobolan dari situasi bola mati, sebuah situasi yang seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik oleh Bruno Fernandes dkk.

Baca juga:   Polrestabes Klaim Rekayasa jalan Sukajadi Bisa Hemat Waktu 70 Persen

Blunder! Matheus Cunha Disalahkan Amorim

Fokus utama kemarahan Amorim tertuju pada satu pemain spesifik: Matheus Cunha.

Pelatih berusia 39 tahun itu secara blak-blakan menyalahkan Cunha karena gagal “menyelesaikan pertandingan” saat mendapatkan peluang emas di menit ke-73.

Saat skor masih 1-0 untuk keunggulan Man United, Cunha memiliki peluang bebas untuk melepaskan tembakan yang bisa mengunci kemenangan.

Sayangnya, tembakan pemain asal Brasil itu berhasil diblok oleh bek West Ham. Sepuluh menit kemudian, West Ham mencetak gol penyama kedudukan.

“Pertandingan ini jelas menjadi milik kami untuk dimenangkan dan kami memiliki peluang bersama Cunha untuk menyelesaikan pertandingan,” pungkasnya.

Itu menegaskan bahwa kegagalan Cunha memanfaatkan peluang tersebut adalah titik balik krusial yang merugikan Setan Merah.

Baca juga:   Waspada DBD di Musim Hujan, Kemenkes Gencarkan Pencegahan

Kutukan Sepak Pojok: Masalah Kronis Man United

Selain kegagalan Cunha, hasil ini kembali menyoroti masalah kronis yang menghantui pertahanan Man United: kebobolan dari sepak pojok.

Gol penyama kedudukan West Ham yang dicetak oleh Magassa merupakan gol ke-15 yang bersarang di gawang Setan Merah dari situasi corner kick sejak musim lalu.

Ironisnya, catatan kebobolan 15 gol dari situasi sepak pojok tersebut menjadikan Man United sebagai tim dengan kebobolan terbanyak kedua di Liga Inggris dari skema bola mati, hanya kalah dari West Ham yang berada di posisi pertama dengan 17 gol kebobolan dari situasi yang sama.

Kegagalan menghentikan situasi set-piece ini adalah alasan utama mengapa Man United gagal meraih kemenangan dan gagal naik ke zona lima besar klasemen sementara.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Diogo Dalot GolKlasemen Liga InggrisMasalah Sepak Pojok MUMatheus Cunha BlunderMU vs West Ham 1-1Ruben Amorim Manchester United


Related Posts

persaingan Arsenal vs Man City
HEADLINE

Persaingan Gelar Liga Inggris Memanas: Arsenal vs Manchester City, Siapa Lebih Cepat Juara?

3 Mei 2026
MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)
HEADLINE

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026
Foto: REUTERS/David Klein
HEADLINE

Gol Kilat Eberechi Eze Benamkan Newcastle, Arsenal Rebut Kembali Takhta Klasemen

26 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.