CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Seorang relawan penjaga palang pintu kereta api di kawasan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda pada Jumat (12/12/2025) pagi.
Korban yang seorang relawan penjaga palang pintu kereta api tersebut diketahui pingsan setelah dipukul menggunakan helm oleh salah satu pelaku. Aksi pengeroyokan tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Dalam rekaman, para pelaku terlihat mendatangi korban yang tengah berjaga di pos palang pintu. Tanpa penjelasan maupun percakapan berarti, sekelompok pemuda itu langsung melayangkan pukulan secara beramai-ramai.
Korban tersungkur dan tidak sadarkan diri setelah menerima pukulan keras di bagian kepala.
Berawal dari Teguran di Perlintasan Kereta
Kasi Humas Polres Cimahi, IPTU Gofur Supangkat, menjelaskan bahwa pengeroyokan tersebut dipicu oleh ketidaksenangan para pelaku saat ditegur oleh korban. Mereka sebelumnya berada terlalu dekat dengan jalur perlintasan kereta sehingga membahayakan diri mereka sendiri.
“Korban menegur para pemuda itu karena berada di area yang tidak diperbolehkan. Diduga mereka tidak terima ditegur, kemudian melakukan pengeroyokan hingga korban terjatuh dan pingsan,” ujar IPTU Gofur.
Korban yang sempat tidak sadarkan diri segera mendapat pertolongan warga sekitar dan telah kembali membaik. Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi telah bergerak cepat mengamankan para pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV sebagai barang bukti.
Masyarakat menyayangkan insiden ini, sebab relawan yang bertugas di perlintasan kereta memiliki peran penting menjaga keselamatan pengguna jalan. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghormati petugas maupun relawan di jalur kereta serta mengutamakan keselamatan. (uby)





