Bangkok, www.pasjabar.com — Ajang SEA Games 2025 di Thailand menghadirkan kejutan luar biasa: Ratu Suthida Thailand Bertanding Layar di SEA Games 2025.
Sang Ratu, yang merupakan permaisuri Raja Maha Vajiralongkorn—penguasa monarki yang dikenal sebagai raja terkaya di dunia—dipastikan akan berpartisipasi dalam cabang olahraga layar, di nomor perahu layar SSL47.
Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 Desember 2025.
Menurut laporan VNExpress, peran Ratu Suthida dalam tim layar Thailand sangat krusial, di mana ia sering bertindak sebagai navigator.
Kehadiran Ratu di arena olahraga bukan hal baru; ia dikenal aktif dalam berbagai cabang olahraga, bahkan sempat menyelesaikan lari setengah maraton sejauh 21 km pada 30 November lalu.
Partisipasi ini tidak hanya mewakili negara, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan dan kedisiplinan yang melekat pada sosoknya.
Kisah Dramatis: Dari Pramugari Menjadi Ratu dan Jenderal
Latar belakang Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana adalah kisah dramatis abad ke-21.
Lahir dengan nama Suthida Tidjai di Hat Yai pada 3 Juni 1978, ia mengawali karier sebagai pramugari di maskapai bergengsi Thai Airways International.
Pada awal 2010-an, hidupnya berubah total. Ia direkrut ke unit keamanan pribadi Raja Maha Vajiralongkorn (yang saat itu masih berstatus Putra Mahkota).
Langkah tak biasa ini membawanya meniti karier militer yang sangat cepat. Pada tahun 2013, ia mulai bergabung dalam unit keamanan.
Hanya dalam waktu singkat berhasil naik pangkat ke posisi komandan unit pengawal khusus Vajiralongkorn dengan pangkat Mayor Jenderal.
Ia bahkan dipromosikan menjadi Jenderal Angkatan Darat Thailand pada tahun 2017.
Penobatan Mengejutkan di Tengah Dinamika Istana
Puncak transformasi terjadi pada 1 Mei 2019, hanya tiga hari sebelum upacara penobatan resmi Raja Rama X.
Dalam upacara privat yang mengejutkan publik, Raja Maha Vajiralongkorn menikahi Suthida dan langsung menganugerahinya gelar kerajaan “Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana”.
Pernikahan ini menambah dinamika rumit di istana, terutama setelah pengangkatan Sineenat Wongvajirapakdi sebagai selir resmi pada Juli 2019.
Meskipun terjadi intrik dan perseteruan yang pernah melibatkan pencabutan gelar selir resmi Sineenat, Ratu Suthida tetap teguh sebagai permaisuri resmi dan figur publik utama kerajaan.
Ia sering mendampingi Raja dalam berbagai acara kenegaraan, menunjukkan loyalitas mutlak dan posisi yang tak tergoyahkan.
Navigator Handal di Kapal Layar SSL47
Kini, Ratu Suthida membuktikan kapabilitasnya tidak hanya di istana dan militer, tetapi juga di bidang olahraga.
Keikutsertaan Ratu Suthida di SEA Games Thailand 2025 adalah cerminan disiplin dan etos kerja yang dibawanya dari latar belakang militer.
Di nomor perahu layar SSL47, peran Ratu sebagai navigator sangat penting, membutuhkan ketelitian, fokus, dan pemahaman yang mendalam tentang kondisi angin dan ombak.
Partisipasi Ratu Suthida Thailand Bertanding Layar di SEA Games 2025 menjadi sorotan utama, menjadikannya salah satu superstar paling tak terduga dalam perhelatan olahraga dua tahunan Asia Tenggara tersebut.







