MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Inter Milan kembali merebut posisi puncak alias Capolista klasemen Liga Italia setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Genoa di markas lawan, Senin (15/12/2025) dini hari WIB.
Keberhasilan ini tidak hanya menggeser rival sekota AC Milan, tetapi juga memicu komentar tajam dari pelatih I Nerazzurri, Cristian Chivu, yang ditujukan kepada pihak-pihak yang sempat meragukan kemampuannya dan timnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Inter Milan berhasil unggul 2-0 di babak pertama.
Gol pembuka dicetak oleh bek asal Jerman, Yann Bisseck, pada menit keenam melalui tembakan kaki kiri terukur ke tiang dekat.
Keunggulan tersebut digandakan oleh sang kapten, Lautaro Martinez, di menit ke-38, juga dengan tembakan kaki kiri yang terukur.
Genoa sempat memperkecil kedudukan melalui aksi individu Vitinha pada menit ke-68.
Chivu Balas Keraguan: Dari Diremehkan Menjadi Favorit
Kemenangan ini membawa Inter Milan kembali ke puncak setelah AC Milan ditahan imbang 2-2 oleh Sassuolo.
Momen ini dimanfaatkan betul oleh Cristian Chivu untuk melontarkan komentar pedas yang menyentil para kritikus.
Chivu mengenang kembali masa-masa sebelum dimulainya Liga Italia 2025-2026, di mana banyak pihak meragukan prospek Inter.
Keraguan itu muncul karena Chivu dianggap minim pengalaman dan langsung ditugaskan menggantikan Simone Inzaghi, pelatih yang mencatatkan prestasi penting.
Namun, seiring berjalannya waktu, Chivu berhasil membuktikan bahwa Inter Milan adalah kandidat kuat peraih Scudetto.
“Lima bulan lalu, mereka tidak terlalu memperhitungkan kami. Tetapi hari ini kami adalah favorit,” katanya, seperti dikutip dari Pazzi Di Fanta.
Komentar ini menjadi balasan keras terhadap skeptisisme yang mewarnai penunjukannya.
Kerja Keras Tim sebagai Kunci Sukses
Meskipun Inter Milan Capolista Chivu Komentar Pedas dilontarkan, mantan pelatih Parma ini segera menegaskan bahwa kesuksesan tim saat ini adalah murni hasil dari dedikasi dan kerja keras para pemain di lapangan.
Anak asuhnya tetap fokus dan berjuang maksimal meskipun mendapat pandangan skeptis dari banyak pihak mengenai performa Inter musim ini.
“Kami melanjutkan pekerjaan kami, kami berusaha melakukan yang terbaik,” tambah Chivu.
Ia memuji komitmen skuadnya yang telah terjalin selama beberapa tahun.
“Kerja keras selalu membuahkan hasil, apalagi kelompok ini telah berkomitmen selama beberapa tahun sekarang,” pungkasnya.
Inter Memuncaki Klasemen untuk Ketiga Kalinya
Ini adalah kali ketiga La Beneamata berhasil menempati posisi teratas klasemen Liga Italia musim ini.
Inter sempat menjadi Capolista pada pekan pertama dan pekan ke-11. Mengklaim kembali puncak di pekan ke-15 menunjukkan konsistensi yang solid dari skuad asuhan Chivu.
Namun, Inter Milan tidak bisa berpuas diri. Persaingan di papan atas sangat ketat.
Inter saat ini hanya unggul satu poin dari rival sekota, AC Milan, yang berada di posisi kedua, dan dua poin dari Napoli di posisi ketiga.
Jarak poin yang tipis ini menuntut Inter untuk terus tampil prima di setiap pertandingan demi mempertahankan posisi mereka di puncak.




