MARSEILLE, WWW.PASJABAR.COM – Stadion Stade Velodrome menjadi saksi bisu ketangguhan Liverpool di bawah asuhan Arne Slot saat bertandang ke markas Marseille dalam lanjutan matchday ketujuh fase liga Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Meskipun atmosfer stadion sangat mengintimidasi, Liverpool berhasil hajar Marseille dengan kemenangan telak 3-0 yang memperlebar jalan mereka menuju babak 16 besar secara otomatis.
Laga ini sejatinya dipenuhi ekspektasi besar menyusul kembalinya Mohamed Salah ke dalam susunan pemain utama untuk pertama kalinya sejak membela timnas Mesir di Piala Afrika.
Namun, alur cerita di lapangan justru berbicara lain, di mana sorotan utama tidak jatuh kepada sang bintang utama, melainkan pada kecerdasan taktis lini tengah yang dikomandoi oleh Dominik Szoboszlai.
Strategi Cerdik Szoboszlai Memecah Kebuntuan
Liverpool memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, menunjukkan bahwa mereka tidak datang ke Prancis hanya untuk mengincar hasil imbang.
Sejak menit awal, Dominik Szoboszlai menunjukkan mengapa ia menjadi pemain yang sangat krusial dalam skema permainan Arne Slot.
Selain memimpin tekanan tinggi atau pressing yang membuat pemain Marseille kesulitan mengembangkan permainan, Szoboszlai juga menjadi motor kreatif tim.
Momen puncaknya terjadi di babak pertama ketika Liverpool mendapatkan hadiah tendangan bebas di area berbahaya.
Pemain internasional Hongaria tersebut melakukan tendangan bebas yang sangat cerdik; bukannya melambungkan bola melewati pagar betis, ia justru menyapu bola mendatar di bawah kaki para pemain Marseille yang melompat.
Bola meluncur mulus ke pojok gawang Geronimo Rulli, memberikan keunggulan pertama sekaligus penebusan dosa atas kegagalan penaltinya di liga domestik akhir pekan lalu.
Rapuhnya Pertahanan Marseille dan Kontribusi Bek Sayap
Memasuki babak kedua, tuan rumah Marseille yang dilatih oleh Roberto De Zerbi mencoba bangkit dan memberikan perlawanan yang lebih berarti. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Mason Greenwood dan Amine Gouiri, namun lini belakang Liverpool yang digalang oleh Virgil van Dijk dan Joe Gomez tampil sangat disiplin.
Alisson Becker juga menunjukkan kelasnya dengan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan.
Di sisi lain, Jeremie Frimpong yang dipasang sebagai bek kanan ofensif terus menjadi teror bagi sisi kiri pertahanan Marseille.
Gol kedua Liverpool lahir dari determinasi Frimpong yang melepaskan umpan silang mendatar yang sangat keras dan tajam.
Tekanan dari umpan tersebut memaksa Geronimo Rulli melakukan kesalahan fatal, di mana sang kiper justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri, membuat keunggulan Liverpool bertambah menjadi 2-0.
Performa Mohamed Salah yang Masih Terasa Karat
Salah satu catatan yang cukup mencolok dalam laga ini adalah performa Mohamed Salah. Meskipun sangat dinantikan kontribusinya, pemain berjuluk “The Egyptian King” tersebut tampak kesulitan menemukan sentuhan terbaiknya setelah absen cukup lama.
Beberapa kali Salah terlihat kehilangan momentum saat melakukan dribel dan gagal memaksimalkan peluang emas di mulut gawang Marseille.
Rating rendah pun harus diberikan kepadanya karena kontribusinya yang minim dibandingkan rekan-rekan setimnya di lini serang seperti Hugo Ekitike yang tampil energik atau Florian Wirtz yang memukau dengan kemampuan mengolah bolanya.
Beruntung bagi Liverpool, kolektivitas tim mampu menutupi hari buruk Salah. Keberadaan pemain seperti Ryan Gravenberch yang mengontrol lini tengah dengan umpan-umpan manisnya memastikan Liverpool tetap memegang kendali penuh tanpa harus bergantung pada satu individu.
Langkah Pasti Menuju Babak 16 Besar
Pesta kemenangan Liverpool akhirnya ditutup dengan manis oleh Cody Gakpo yang masuk dari bangku cadangan.
Di masa injury time, Gakpo memanfaatkan umpan terobosan dari Gravenberch untuk mencetak gol ketiga melalui penyelesaian yang sangat tenang.
Kemenangan 3-0 ini membawa Liverpool meroket ke posisi keempat dalam tabel klasemen fase liga, sekaligus memberikan dorongan moral yang sangat besar bagi Arne Slot sebelum menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik.
Dengan satu pertandingan tersisa melawan Qarabag di Anfield pekan depan, Liverpool berada dalam posisi yang sangat diuntungkan untuk mengunci tiket lolos otomatis tanpa harus melalui babak playoff. Performa lengkap di Velodrome ini menjadi sinyal kuat bagi rival-rival di Eropa bahwa The Reds tetap menjadi kandidat serius juara di bawah nakhoda baru mereka.
Update Klasemen: Liverpool Meroket ke Posisi Keempat
Dengan kemenangan ini, Liverpool kini menduduki peringkat keempat klasemen fase liga. Mereka hanya butuh hasil positif saat menjamu Qarabag di Anfield pekan depan untuk memastikan tempat di zona lolos otomatis.
| Pos | Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
| 1 | Arsenal | 7 | 21 | +19 |
| 2 | Bayern Munchen | 6 | 15 | +11 |
| 3 | Real Madrid | 7 | 15 | +11 |
| 4 | Liverpool | 7 | 15 | +6 |







