WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung menutup laga kontra Malut United pada lanjutan Super League 2025/2026 dengan hasil manis. Tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib menuntaskan pertandingan dengan skor 2-0.
Thom Haye dan Saddil Ramdani jadi sosok pencetak gol. Thom Haye melalui eksekusi penaltinya, Saddil Ramdani lewat sontekannya usai mengecoh kiper lawan.
Raihan tiga poin ini membuat Persib tersenyum manis. Sebab, Persib kini bercokol sebagai penguasa klasemen sementara berkat koleksi 47 poin.
Pelatih Bojan Hodak mengungkap rasa puasnya. Sebab, kemenangan ini penting. Bukan hanya karena nilainya, tetapi karena cara timnya menghadapi situasi sulit sepanjang laga.
Persib sendiri sejak awal berusaha tampil ngegas. Akan tetapi, pertahanan Malut United benar-benar tampil solid dengan lima beknya.
“Saya cukup senang dengan cara kami bermain. Itu tidak mudah untuk dimainkan karena mereka sedikit mengubah taktiknya. Mereka bermain dengan lima (bek) di belakang. Jadi mungkin di babak pertama kami memiliki sedikit masalah,” kata Bojan Hodak.
Dengan pertahanan berlapis, Malut United berhasil mematikan alur serangan Persib di tengah. Umpan-umpan pendek sering terhenti, membuat Persib harus memutar otak dengan memaksimalkan sisi lapangan. Hasilnya, Persib tetap dominan, tapi sulit mencetak gol.
Namun gol akhirnya bisa tercipta meski lewat penalti yang dieksekusi Thom Haye. Penalti sendiri diberikan usai Robi Darwis dinilai dilanggar di kotak penalti.
Selepas jeda, wajah Persib berubah. Tempo permainan meningkat, pergerakan tanpa bola lebih hidup, dan aliran bola terasa lebih cair. Perlahan, pertahanan Malut United mulai goyah hingga Saddil Ramdani bisa mencetak gol.
“Babak kedua, kami mulai menemukan jalan, ruang yang dapat kami gunakan. Semuanya cukup baik. Yang penting adalah kami mendapat tiga poin,” ucap Bojan Hodak.
Ungkapan Saddil Ramdani
Sementara itu, Saddil Ramdani juga mengungkap rasa gembiranya. Ia menilai pertandingan yang terjadi bukan laga biasa, melainkan istimewa.
Ia memandang semua pemain Persib tak ada yang tampil leha-leha. Semuanya bekerja dengan sangat keras untuk menghadirkan kemenagan.
“Saya pikir pertandingan malam ini sangat istimewa. Semua rekan satu tim mencoba yang terbaik untuk meraih tiga poin,” tutur Saddil.
Saddil sendiri memilih merendah soal golnya meski sangat berperan penting untuk kemenagan tim. Yang jelas, ia menilai kemenangan atas Malut United memang harus diwujudkan.
Tak hanya itu, ke depan, masih banyak laga yang harus dilalui Persib. Semuanya jelas harus dimenangkan jika Persib ingin menutup musim sebagai juara.
Namun, fokus terdekat adalah melawan Ratchaburi FC. Tim ini akan dijajal Persib pada babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
“Masih jalan panjang yang harus ditempuh. Saya harap kami bisa memenangkan pertandingan berikutnya,” ucapnya. (ars)







