BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ratusan massa dari berbagai kalangan menggelar aksi solidaritas bela Palestina di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, pada Jumat (13/2/2026) siang.
Dalam aksinya, peserta menuntut Presiden Prabowo Subianto agar keluar dari Board of Peace yang diinisiasi Donald Trump, karena dinilai berpotensi menjadi legitimasi penjajahan dan kejahatan Israel terhadap Palestina.
Aksi yang diikuti masyarakat dari berbagai kelompok itu berlangsung dengan mengenakan atribut bernuansa Palestina, seperti bendera, syal, dan poster bertuliskan pesan dukungan bagi warga Gaza.
Mayoritas peserta aksi merupakan kalangan ibu-ibu yang menyerukan pentingnya kesadaran publik bahwa konflik di Gaza masih berlangsung meski kerap dibungkus narasi gencatan senjata.
Para peserta juga membawa spanduk berisi tuntutan agar pemerintah Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Serta tidak membuka ruang normalisasi hubungan dengan Israel dalam bentuk apa pun.
Seruan Jaga Sikap Politik Indonesia
Koordinator aksi, Dani, mengatakan kegiatan aksi bela Paletersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk terus mengawal sikap politik Indonesia terhadap isu Palestina. Ia menilai langkah Indonesia harus tetap sejalan dengan konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus mengawal sikap politik Indonesia agar tidak memberi celah normalisasi hubungan dengan Israel dalam bentuk apa pun,” ujar Dani dalam orasinya.
Ia menambahkan, aksi tersebut juga menjadi bentuk pengingat bahwa penderitaan rakyat Gaza belum berakhir. Oleh karena itu, dukungan moral maupun bantuan kemanusiaan dinilai masih sangat dibutuhkan.
“Aksi ini mengajak masyarakat luas untuk kembali menggerakkan dukungan, baik melalui doa, edukasi, boikot produk tertentu. Maupun aksi nyata penggalangan bantuan untuk Palestina,” katanya.
Aksi berlangsung secara damai dengan pengamanan aparat kepolisian. Peserta secara bergantian menyampaikan orasi, doa bersama. Serta menyerukan solidaritas kemanusiaan bagi warga Palestina sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (uby)







