WWW.PASJABAR.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kembali menghadirkan program mudik gratis Lebaran 2026 sebagai upaya memfasilitasi masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Pada tahun ini, Dishub Kabupaten Bandung menyiapkan sebanyak 600 kuota mudik gratis dengan menggunakan 12 unit bus besar yang akan melayani rute Jawa Tengah melalui jalur selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, mengatakan program tersebut merupakan kebijakan langsung Bupati Bandung yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kami menyediakan 600 kuota dengan 12 bus besar. Keberangkatan dijadwalkan pada 17 Maret 2026 atau H-3 Lebaran 2026,” ujar Hilman dalam keterangannya di Bandung, Kamis (19/2/2026), dilansir dari ANTARA.
Ia menjelaskan, rute mudik gratis tahun ini dimulai dari Bandung menuju Cilacap, Yogyakarta, Klaten, dengan tujuan akhir Solo. Armada akan melintasi jalur selatan Pulau Jawa, dan para pemudik dimungkinkan untuk turun di titik-titik tertentu yang masih berada dalam satu jalur perjalanan.
Rute Berdasarkan Survei Kebutuhan Warga
Menurut Hilman, penetapan rute tersebut didasarkan pada hasil survei yang telah dilakukan Dishub Kabupaten Bandung. Dari sekitar 400 responden yang disurvei, tujuan terbanyak pemudik masih mengarah ke wilayah Jawa Tengah.
“Penetapan rute ini berdasarkan hasil survei, dan tujuan terbanyak memang masih ke Jawa Tengah,” katanya.
Adapun titik keberangkatan mudik gratis direncanakan di Dome Balerame Soreang serta Cileunyi, tepatnya di depan Rumah Sakit AMC.
Sementara itu, pendaftaran mudik gratis akan dibuka secara luring pada 20 Februari 2026 pukul 08.00–14.00 WIB di Kantor Dishub Kabupaten Bandung Jalan Gandasari No.15, Terminal Ciparay, dan Terminal Cicalengka.
Hilman menambahkan, masyarakat yang ingin mendaftar wajib membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga Kabupaten Bandung. Atau surat keterangan domisili dari pemerintah desa setempat.
“Minat masyarakat setiap tahun sangat tinggi, sehingga kuota biasanya cepat terpenuhi. Kami imbau warga segera mendaftar sesuai jadwal,” ujarnya.
Selain itu, Dishub Kabupaten Bandung juga membuka peluang kerja sama dengan pihak perusahaan untuk menambah armada.
“Insyaallah, kami sudah berkoordinasi. Mudah-mudahan bisa menambah sekitar dua bus lagi. Sehingga ada tambahan kurang lebih 100 pemudik,” pungkasnya. (han)







