CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Starliner Dinyatakan Kecelakaan Tipe A, NASA Ungkap Penyebabnya

Yatti Chahyati
20 Februari 2026
Starliner NASA

Pesawat ruang angkasa Starliner milik Boeing yang meluncurkan astronot Uji Penerbangan Awak NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, terlihat berlabuh di port depan modul Harmony pada 3 Juli 2024. Pemandangan ini diambil dari jendela pesawat ruang angkasa SpaceX Dragon Endeavour yang berlabuh di port yang berdekatan dengan Starliner. (Foto : ist NASA)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, resmi merilis laporan akhir investigasi terkait uji penerbangan berawak kapsul Boeing CST-100 Starliner yang mengalami berbagai kendala selama misi menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2024.

Seperti dalam siaran persnya kepada Pasjabar, Kamis (19/2/2026),  Administrator NASA Jared Isaacman menegaskan bahwa misi tersebut diklasifikasikan sebagai kecelakaan Tipe A — tingkat tertinggi dalam klasifikasi insiden penerbangan badan antariksa tersebut.

“Untuk melaksanakan misi yang mengubah dunia, kita harus transparan tentang keberhasilan dan kekurangan kita. Kita harus mengakui kesalahan dan memastikan hal itu tidak terjadi lagi,” ujar Isaacman.

Misi Berawak yang Berubah Drastis

Kapsul Starliner diluncurkan pada 5 Juni 2024 membawa dua astronaut NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams.

Baca juga:   Yeo Jin Goo ‘Hotel The Luna’ Dinyatakan Positif COVID-19

Misi yang semula direncanakan berlangsung sekitar dua minggu terpaksa diperpanjang hingga 93 hari setelah terdeteksi anomali pada sistem propulsi saat pesawat berada di orbit.

Selama berada di stasiun luar angkasa, wahana sempat mengalami penurunan kemampuan manuver saat proses pendekatan dan penyambungan.

Setelah evaluasi data penerbangan dan pengujian darat, NASA memutuskan untuk mengembalikan kapsul ke Bumi tanpa awak.

Starliner akhirnya mendarat di White Sands Space Harbor pada September 2024, sementara kedua astronaut kembali menggunakan misi SpaceX Crew-9 pada Maret 2025.

Baca juga:   Bio Farma Raih Best Chief Marketing Officer 2024

Temuan Utama Investigasi

Tim investigasi independen menemukan bahwa insiden tersebut tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal,

melainkan kombinasi kompleks antara kegagalan perangkat keras, kesenjangan proses kualifikasi teknis, kesalahan kepemimpinan, serta kelemahan budaya organisasi.

Laporan menyatakan kondisi risiko yang muncul selama misi tidak sepenuhnya selaras dengan standar keselamatan penerbangan berawak NASA.

“Di luar masalah teknis, jelas bahwa tujuan program yang lebih luas turut memengaruhi sejumlah keputusan teknik dan operasional,” kata Isaacman.

Selain itu, kerugian finansial yang signifikan serta potensi bahaya bagi awak menjadi alasan utama klasifikasi kecelakaan tingkat tertinggi, meskipun misi berakhir tanpa korban.

Baca juga:   NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

Fokus pada Perbaikan dan Keselamatan

NASA menegaskan bahwa semua rekomendasi investigasi akan diterapkan sebelum Starliner kembali menjalani misi berawak berikutnya.

Badan antariksa tersebut juga menekankan pentingnya pembelajaran dari insiden ini untuk meningkatkan keselamatan seluruh program penerbangan berawak di masa depan.

Kerja sama antara NASA dan Boeing masih berlangsung untuk mengidentifikasi akar penyebab teknis secara menyeluruh serta memastikan sistem wahana memenuhi standar keselamatan yang ketat sebelum kembali terbang.

Misi Starliner menjadi pengingat bahwa eksplorasi ruang angkasa, meski semakin maju secara teknologi, tetap menuntut standar keselamatan tertinggi dan evaluasi berkelanjutan. (*/tie)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: astronautboeingEksplorasi AntariksaNasaStarlinerStasiun Luar Angkasa Internasionalteknologi ruang angkasa


Related Posts

NASA Crew-13
HEADLINE

Empat Astronot Dari Tiga Negara Akan Jalankan Misi Jangka Panjang Di Stasiun Luar Angkasa Internasional

25 April 2026
roket NASA ke bulan
HEADLINE

NASA Kirim “Jantung” Roket Artemis III ke Florida, Misi Manusia ke Bulan 2027 Makin Dekat!

21 April 2026
NASA Voyager
PASDUNIA

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.