WWW.PASJABAR.COM — Cuaca ekstrem dan insiden pohon tumbang melanda wilayah Bandung Raya dalam satu hari pada Jumat (6/3/2026). Peristiwa ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di pusat Kota Bandung pada malam hari dan di kawasan Komplek Pemerintahan Kota Cimahi pada sore harinya, yang mengakibatkan kerusakan bangunan serta kerugian materi bagi warga dan pedagang.
Pohon Tumbang di Bandung Tanpa Angin, Restoran Cepat Saji Tertimpa
Di Kota Bandung, sebuah pohon berdiameter 50 cm dengan tinggi 12 meter tiba-tiba tumbang di kawasan Jalan Riau (Jl. L.L.R.E Martadinata) sekitar pukul 20.30 WIB.
Uniknya, pohon tersebut roboh saat kondisi cuaca sedang tenang, tanpa disertai angin kencang maupun hujan.
Batang pohon yang besar menghantam atap sebuah restoran cepat saji, merusak dua tiang listrik, serta menghancurkan satu unit sepeda motor.
Saksi mata, Feri, menyebutkan bahwa situasi saat itu tidak terlalu ramai karena waktu berbuka puasa sudah usai.
Hartono, Komandan Regu Rescue Peleton 1 Diskar PB Kota Bandung, mengonfirmasi bahwa timnya tiba di lokasi empat menit setelah laporan diterima untuk melakukan evakuasi.
“Tidak ada korban jiwa, namun petugas terus berjaga untuk memotong batang pohon dan mengamankan jaringan kabel listrik,” lapornya.
Amukan Puting Beliung di Pasar Tumpah Cimahi

Beberapa jam sebelumnya, sekitar pukul 15.15 WIB, fenomena alam yang lebih mencekam terjadi di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi.
Kawasan pasar tumpah yang terletak di dekat Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi diterjang angin puting beliung selama kurang lebih satu menit.
Terjangan angin disertai suara gemuruh tersebut mengakibatkan:
-
Enam pohon tumbang di area pasar tumpah.
-
Lapak dan warung PKL porak-poranda, bahkan beberapa atap warung raib terbawa angin.
-
Kendaraan roda dua yang terparkir maupun melintas tertimpa batang pohon, namun pengendara dilaporkan selamat.
Dua orang pedagang, Yudi dan Herman, mengaku mengalami kerugian materi hingga puluhan juta rupiah akibat kerusakan lapak dagangan mereka.
“Angin datang tiba-tiba, suaranya gemuruh kencang sekali membuat semua orang panik,” ujar mereka.
Respons Pemerintah Kota Cimahi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, langsung terjun ke lokasi untuk memimpin proses pembersihan.
Pihaknya mengerahkan personel serta kendaraan crane untuk mengevakuasi enam pohon yang tumbang agar akses jalan kembali normal.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, baik yang disertai hujan badai maupun insiden pohon tumbang secara mendadak akibat kondisi fisik pohon yang sudah tua. (Uby)







