# peluncuran roket SpaceX
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – NASA kembali menyiapkan misi penting ke luar angkasa.
Badan antariksa Amerika Serikat itu akan meluncurkan pesawat kargo Cygnus XL menggunakan roket SpaceX Falcon 9.
Mereka mengirim ribuan kilogram perbekalan dan eksperimen ilmiah ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Seperti dikutip pasjabar, dari siaran pers NASA, Minggu 8/3/2026), peluncuran dijadwalkan paling cepat pada 8 April 2026 dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Amerika Serikat.
Misi ini merupakan bagian dari program Northrop Grumman Commercial Resupply Services 24 (CRS-24) yang bertujuan memasok kebutuhan awak astronot serta membawa berbagai eksperimen ilmiah terbaru ke laboratorium orbit tersebut.
Bawa Lebih dari 11.000 Pon Perbekalan
Pesawat kargo Cygnus XL yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi pertahanan dan antariksa Northrop Grumman akan membawa lebih dari 11.000 pon atau sekitar 5 ton peralatan dan logistik untuk para awak Ekspedisi 73 di ISS.
Muatan tersebut tidak hanya berisi makanan dan kebutuhan sehari-hari astronot, tetapi juga berbagai perangkat penelitian mutakhir yang akan diuji di lingkungan mikrogravitasi.
Cygnus XL sendiri merupakan versi terbaru dari pesawat kargo Cygnus dengan kapasitas muatan lebih besar serta volume kargo bertekanan yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya.
Eksperimen Ilmiah Penting di Luar Angkasa
Dalam misi kali ini, NASA akan mengirim sejumlah penelitian penting yang berpotensi memberikan dampak besar bagi ilmu pengetahuan dan teknologi di Bumi.
Beberapa eksperimen yang dibawa antara lain:
- Modul penelitian ilmu kuantum yang dapat membantu pengembangan teknologi komputasi masa depan serta pencarian materi gelap.
- Perangkat untuk menghasilkan lebih banyak sel punca terapeutik yang dapat digunakan dalam pengobatan penyakit darah dan kanker.
- Organisme model untuk mempelajari mikrobioma usus manusia di lingkungan mikrogravitasi.
- Peralatan pengamatan yang dapat meningkatkan model cuaca ruang angkasa, guna melindungi sistem penting seperti GPS dan radar satelit.
Penelitian-penelitian tersebut menjadi bagian dari upaya NASA memanfaatkan ISS sebagai laboratorium ilmiah terbesar di orbit Bumi.
Akan Ditangkap Lengan Robot Canadarm2
Setelah mencapai orbit dan mendekati ISS, pesawat Cygnus tidak akan langsung merapat secara otomatis.
Sebaliknya, para astronot akan menggunakan lengan robot Canadarm2 untuk menangkap wahana tersebut sebelum kemudian dipasang pada port modul Unity yang menghadap Bumi.
Pesawat kargo tersebut diperkirakan akan tetap berada di stasiun luar angkasa hingga Oktober 2026 sebelum dilepaskan kembali.
NASA Buka Akreditasi Media
NASA juga membuka pendaftaran akreditasi bagi media yang ingin meliput langsung proses peluncuran roket ini.
Pendaftaran untuk jurnalis warga negara Amerika Serikat dibuka hingga 18 Maret 2026 melalui situs resmi NASA.
Media yang lolos akreditasi akan mendapat akses untuk meliput kegiatan pra-peluncuran hingga proses peluncuran dari kompleks peluncuran di Florida.
Laboratorium Manusia di Orbit
Selama lebih dari 25 tahun, manusia telah hidup dan bekerja secara terus-menerus di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Stasiun ini menjadi tempat uji coba penting bagi berbagai penelitian di bidang biologi, bioteknologi, ilmu bumi, fisika, hingga teknologi ruang angkasa yang tidak bisa dilakukan di Bumi.
Selain itu, ISS juga berperan penting dalam mempersiapkan misi eksplorasi luar angkasa jangka panjang, termasuk program Artemis Program yang bertujuan membawa manusia kembali ke Bulan dan membuka jalan menuju misi berawak pertama ke Mars. (*/tie)
# peluncuran roket SpaceX







