WWW.PASJABAR.COM — Laga panas yang akan menentukan arah perburuan gelar juara Super League 2025/2026 segera tersaji. Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3/2026) malam. Duel ini bukan sekadar laga tunda biasa, melainkan pertemuan dua raksasa penghuni posisi satu dan dua klasemen sementara. Namun, Maung Bandung harus bertandang tanpa jenderal lapangan tengah mereka, Thom Haye, yang absen akibat akumulasi kartu kuning.
Bojan Hodak: Kedalaman Skuad Adalah Kunci
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan timnya tidak akan goyah meski kehilangan Haye. Baginya, Persib memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk menjaga keseimbangan lini tengah.
“Thom adalah pemain bagus, tapi kami memiliki sekitar 30 pemain yang bekerja dan digaji di sini. Masih ada Lucho (Luciano Guaycochea), Marc Klok, Frans Putros, Adam Alis, hingga Berguinho. Mereka harus membuktikan pantas bermain di tim ini,” tegas Bojan.
Pelatih asal Kroasia itu melabeli laga ini sebagai “Derby Liga” karena mempertaruhkan gengsi dua tim terbaik saat ini. “Stadion akan penuh, ini akan sulit, tapi kami benar-benar siap tempur,” tambahnya.
Federico Barba: Tekanan Ada di Pundak Borneo FC
Senada dengan sang pelatih, bek asing Persib asal Italia, Federico Barba, mengakui kualitas jempolan yang dimiliki ‘Pesut Etam’. Menurutnya, lini serang Borneo FC sangat tajam dan wajib diwaspadai dengan disiplin tinggi.
Namun, Barba melihat ada keuntungan psikologis bagi Persib. Ia menilai status tuan rumah justru membuat Borneo FC berada di bawah tekanan besar.
“Saya rasa mereka yang berada dalam kondisi tertekan karena ini mungkin kesempatan terakhir bagi mereka untuk mengejar kami di klasemen,” ujar Barba.
Sebagai pemain bertahan, Barba menegaskan fokus utamanya adalah kemenangan tim, bukan ambisi pribadi untuk mencetak gol seperti pada pertemuan sebelumnya.
“Tidak penting bagi saya mencetak gol atau tidak. Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan ini,” pungkasnya.
Laga Penutup Ramadan
Pertandingan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi di bulan Ramadan sebelum jeda Idul Fitri.
Atmosfer Stadion Segiri yang dikenal fanatik dipastikan akan menguji mentalitas juara Persib. Jika mampu mencuri poin di Samarinda, jalan menuju takhta juara akan semakin terbuka lebar bagi pasukan Bojan Hodak.







