WWW.PASJABAR.COM – BMKG memprakirakan masih terdapat potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia menjelang peralihan ke musim kemarau.
Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer yang masih aktif jelang kemarau, sehingga hujan dengan berbagai intensitas masih berpeluang terjadi di beberapa daerah, sementara wilayah lainnya didominasi cuaca berawan.
Prakirawan BMKG, Sastia, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku,” ujarnya dalam siaran prakiraan cuaca daring yang dipantau dari Jakarta, Rabu (25/3/2026), dilansir dari ANTARA.
Di wilayah Sumatera, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Medan, sementara Banda Aceh, Tanjung Pinang, Palembang, dan Bengkulu diprediksi berawan tebal. Adapun hujan ringan berpotensi turun di Pekanbaru, Padang, Jambi, dan Pangkal Pinang.
Hujan Ringan Hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota
Untuk wilayah Jawa, cuaca berawan tebal diperkirakan terjadi di Serang dan Yogyakarta. Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur Jakarta, Bandung, dan Surabaya, serta hujan disertai petir diprediksi terjadi di Semarang.
Di Kalimantan, kondisi berawan diprakirakan terjadi di Pontianak dan Banjarmasin, hujan ringan di Palangkaraya dan Tanjung Selor, serta udara kabur di Samarinda. Sementara di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar diperkirakan berawan tebal, dengan potensi hujan ringan di Mataram dan Kupang.
BMKG juga mencatat potensi hujan ringan di sejumlah kota di Sulawesi, seperti Manado, Mamuju, Makassar, dan Kendari, dengan kondisi kabut atau asap di Palu serta berawan tebal di Gorontalo.
Di kawasan Indonesia timur, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di Ternate dan Sorong. Hujan ringan berpotensi turun di Ambon, Jayapura, dan Jayawijaya, hujan sedang di Nabire. Serta hujan disertai petir di Manokwari dan Merauke.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan. Terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (han)







