BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Libur Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi, termasuk mencoba layanan bus wisata Bandros (Bandung Tour on Bus).
Akibat tingginya minat, ratusan wisatawan harus rela mengantre panjang untuk bisa menaiki bus wisata andalan Kota Bandung tersebut.
Sejak pagi hari, antrean sudah terlihat mengular di kawasan depan Taman Alun-Alun Bandung, tepatnya di Jalan Dalem Kaum. Pengunjung yang datang pun beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia yang ingin menikmati pengalaman berkeliling kota menggunakan bus terbuka tersebut.
Bandros kembali menjadi primadona wisata selama musim libur Lebaran tahun ini. Dengan konsep wisata keliling kota sambil menikmati udara terbuka dan pemandangan ikon-ikon Kota Bandung, bus ini menjadi pilihan favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.
Antusiasme Tinggi, Wisatawan Diminta Datang Lebih Awal
Bus wisata Bandros diketahui memiliki kapasitas sekitar 25 penumpang per perjalanan. Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp20.000 per orang, layanan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat ketersediaan tiket menjadi terbatas. Banyak wisatawan yang harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan giliran naik bus.
“Saya sudah antre dari pagi, ternyata masih ramai sekali. Tapi seru juga bisa keliling Bandung naik Bandros,” ujar Nia, salah satu wisatawan.
Hal serupa juga disampaikan Aris yang mengaku rela mengantre demi menikmati pengalaman wisata tersebut bersama keluarga.
Dengan tingginya minat masyarakat, wisatawan yang ingin mencoba Bandros disarankan untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan tiket dan menghindari antrean panjang. Diperkirakan, lonjakan pengunjung ini masih akan terus terjadi hingga akhir masa libur Lebaran. (ave)







