CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ancaman Robot Humanoid: Galbot Buka Kios Tanpa Manusia, Bagaimana Nasib Karyawan Minimarket?

pri
28 Maret 2026
Foto: Toko Serba Ada Bertenaga Humanoid Pertama di Dunia - Dioperasikan oleh Galbot G1. (Tangkapan Layar Youtube/Galbot)

Foto: Toko Serba Ada Bertenaga Humanoid Pertama di Dunia - Dioperasikan oleh Galbot G1. (Tangkapan Layar Youtube/Galbot)

Share on FacebookShare on Twitter

BEIJING, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kecerdasan buatan (AI) dan robotika kini tidak lagi sekadar wacana di atas kertas. Di China, sebuah pemandangan baru mulai terlihat: kios-kios yang tidak lagi dijaga oleh manusia, melainkan oleh robot humanoid otonom. Fenomena ini memicu diskusi hangat mengenai eksistensi pekerjaan sektor ritel, termasuk para pramuniaga di jaringan minimarket besar seperti Indomaret atau Alfamart di Indonesia.

Adalah Galbot, sebuah startup asal China, yang menjadi pionir dengan membuka kios di Beijing pada Agustus 2025 yang dikelola sepenuhnya oleh robot. Perusahaan mengklaim ini sebagai “toko pertama yang dioperasikan oleh humanoid otonom.”

Galbot G-1: Sang Pelayan Toko Berlengan Dua

Robot yang ditugaskan adalah Galbot G-1, sebuah humanoid yang pertama kali diperkenalkan pada Juni 2024. Berbeda dengan vending machine statis, Galbot G-1 memiliki dua lengan dan kemampuan bergerak ke seluruh penjuru kios untuk mengambil pesanan.

Baca juga:   Ridwan Kamil Sebut Ekonomi Digital Cara Indonesia Jadi Negara Adidaya

Ditenagai oleh teknologi GroceryVLA dan GraspVLA, robot ini mampu melayani ribuan pelanggan setiap hari tanpa perintah jarak jauh. Mulai dari menyapa pelanggan, menyajikan minuman, camilan, hingga obat-obatan dilakukan secara mandiri.

“Galbot menangani tiap pesanan tanpa perintah dari jarak jauh,” tulis pernyataan resmi perusahaan.

Ekspansi ini pun terus meluas hingga ke pusat keramaian seperti Summer Palace di Beijing.

Ambisi 2026 dan Tantangan Nyata

CEO Galbot, Wen Airong, mengungkapkan ambisi besar untuk membuka 100 toko di 10 kota besar China sepanjang tahun 2026.

Baca juga:   Wali Kota Bandung Kesulitan Lipat Kertas Suara Saat Nyoblos

Namun, untuk mencapai target tersebut, teknologi ini masih harus melewati dua rintangan besar:

  1. Interaksi Alami: Menciptakan sistem sensor suara yang lancar di dunia nyata tetaplah sulit. Perbedaan aksen dan tingkat kelantangan suara manusia sering kali membingungkan sistem AI.

  2. Kecepatan Operasi: Saat ini, gerakan Galbot G-1 dinilai masih cenderung lambat. Efisiensinya dianggap belum jauh melampaui mesin penjual otomatis konvensional.

  3. Mobilitas Bipedal: Menciptakan robot dua kaki (bipedal) yang stabil adalah tantangan fisik terbesar. Hingga kini, belum ada desain baku yang dianggap sempurna untuk pergerakan robot yang menyerupai manusia.

Dampaknya Terhadap Tenaga Kerja

Meskipun teknologinya masih dalam tahap pengembangan, keberhasilan Galbot mengoperasikan toko otonom memberikan sinyal kuat bagi industri ritel global.

Baca juga:   Ekosistem Ekonomi Digital Berpotensi Besar Jadi Pandemic Winner

Jika tantangan kecepatan dan biaya produksi massal teratasi, peran manusia di garda depan toko serba ada kemungkinan besar akan tergerus.

Bagi negara dengan sektor ritel padat karya seperti Indonesia, inovasi ini menjadi pengingat penting bagi para pemangku kepentingan untuk mulai menyiapkan strategi adaptasi tenaga kerja di tengah gempuran otomatisasi yang semakin nyata.

Perbandingan: Karyawan Manusia vs Galbot G-1

Fitur Karyawan Manusia Galbot G-1 (Humanoid)
Kecepatan Tinggi & Adaptif Masih cenderung lambat
Interaksi Empati & Peka Aksen Terbatas pada sistem sensor
Jam Operasional Terbatas Shift 24 Jam Non-stop
Biaya Upah Bulanan (Gaji) Investasi Awal & Perawatan
Mobilitas Sangat Lincah Terbatas di area datar/khusus
Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: AI Menggantikan ManusiaEkonomi DigitalGalbot G-1Inovasi 2026Karyawan MinimarketMasa Depan RitelOtomatisasiRobot HumanoidTeknologi China


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan). (JMSI)
HEADLINE

Revolusi Koperasi Merah Putih: Strategi Baru Ferry Juliantono Sasar Milenial dan Gen Z

24 Januari 2026
9 Juta Talenta Digital Dukung Ekonomi Digital Indonesia
PASNUSANTARA

9 Juta Talenta Digital Dukung Ekonomi Digital Indonesia

12 Agustus 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.