CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Peradaban Sunda Berbasis Rasa, Dedi Mulyadi Tekankan Kearifan Lokal

Hanna Hanifah
9 April 2026
peradaban sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Gedung Aula Anwar Musaddad, Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).

Dalam pidatonya, Dedi yang akrab disapa KDM menjelaskan bahwa masyarakat Sunda memiliki pendekatan khas dalam memahami kehidupan, yakni melalui penghayatan rasa. Menurutnya, nilai-nilai kehidupan tidak selalu harus dituangkan dalam bentuk tulisan atau kesepakatan formal.

Baca juga:   Pungli di Area Masjid Al Jabbar Segera Ditertibkan

“Dalam falsafah Sunda, peradaban tertinggi itu rasa. Karena tertinggi rasa maka orang Sunda tidak menulis peradaban, tidak mendiskusikan peradaban, tidak membuat konsensus,” ujarnya.

Nilai Kearifan Lokal dan Harmoni dengan Alam

Dedi mengungkapkan bahwa melalui proses melihat, mendengar, dan merasakan, seseorang dapat memahami mana yang baik dan tidak dalam kehidupan. Pendekatan ini dinilai menjadi fondasi dalam membentuk karakter masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi harmoni.

Baca juga:   Skenario RSHS Jika Pasien COVID-19 Membeludak

Ia menambahkan, nilai tersebut tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat Sunda berinteraksi dengan alam. Salah satu contohnya adalah penggunaan rumah panggung serta material bambu yang dinilai lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Dedi juga menyoroti larangan eksploitasi alam dalam budaya Sunda. Menurutnya, tindakan merusak lingkungan merupakan perilaku yang paling dihindari dalam falsafah tersebut.

Baca juga:   Inter Miami Vs Nashville: The Herons ke Perempat Final, Kalahkan Nashville 3-1

“Yang paling buruk adalah orang yang menebang pohon sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Melalui momentum Dies Natalis ini, Dedi mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai kearifan lokal. Ia berharap, nilai tersebut dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan peradaban yang berkelanjutan, khususnya di Jawa Barat. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratperadaban sunda


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.