CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Uby
18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di wilayah Jawa Barat yang berencana membangun rumah tangga. Dedi mengajak pasangan yang memiliki keterbatasan biaya untuk tidak memaksakan diri menggelar pesta pernikahan mewah dan lebih memilih melangsungkan prosesi menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Ajakan ini disampaikan Dedi pada Kamis (16/4/2026) sebagai bentuk keprihatinan terhadap fenomena sosial yang sering terjadi di masyarakat pedesaan maupun perkotaan di Jawa Barat.

Prihatin Orang Tua Jual Sawah Demi Gengsi 

Dedi Mulyadi menyoroti banyaknya kasus di mana orang tua rela melakukan segala cara demi mewujudkan “pesta sehari” bagi anak-anak mereka.

Tak sedikit orang tua yang nekat menjual aset berharga seperti sawah, meminjam uang ke bank, hingga terjerat utang pada bank emok (rentenir).

“Menikah cukup di KUA. Apabila kemampuan orang tua atau pasangan terbatas, alangkah baiknya tidak membuat pesta. Saya lihat banyak orang tua yang jual sawah, pinjam sana sini. Bahkan ada yang terpaksa jadi TKI ke luar negeri hanya untuk bayar utang pesta,” ungkap Dedi.

Menurut Gubernur, beban utang yang menumpuk pasca-pernikahan justru seringkali menjadi pemicu keretakan rumah tangga baru. Bukannya kebahagiaan yang didapat, pasangan muda justru harus memulai hidup dengan bayang-bayang penderitaan finansial.

Baca juga:   Pemdaprov Jabar Umumkan Tiga Besar Peserta Seleksi 14 Jabatan Esselon 2

Menikah di KUA dan Filosofi “Raja Selamanya”

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi memperkenalkan sebuah prinsip hidup yang mendalam bagi para calon pengantin. Ia menekankan pentingnya mendahulukan masa depan ekonomi daripada gengsi sesaat.

“Prinsip hidup itu lebih baik jadi raja selamanya, daripada menjadi raja hanya satu hari tapi menjalani hidup dengan sengsara selamanya.”

Dedi menyarankan agar uang yang sedianya dihabiskan untuk konsumsi dan dekorasi pesta, dialihkan untuk kebutuhan yang lebih produktif seperti modal usaha atau uang muka (DP) rumah. Dengan begitu, pasangan baru memiliki fondasi ekonomi yang kuat sejak hari pertama menikah.

Baca juga:   BMKG Prakirakan Hujan Lebat dan Petir Landa Berbagai Wilayah

Akan Terbitkan Surat Edaran Resmi

Ajakan ini tidak akan berhenti sebagai imbauan lisan saja. Dedi Mulyadi berencana mengonversi saran ini menjadi kebijakan resmi melalui Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat. Surat tersebut akan ditujukan kepada para Camat dan Kepala Desa di seluruh Jawa Barat.

Melalui kebijakan ini, Dedi meminta aparat kewilayahan untuk lebih selektif dalam memberikan izin keramaian untuk pesta pernikahan. Para kades dan camat diharapkan bisa memberikan edukasi dan mediasi jika menemukan warga yang memaksakan pesta dari hasil berutang atau menjual aset produktif.

“Camat dan Kades harus melihat sumber uangnya dari mana. Kalau ternyata hasil pinjaman atau penjualan sawah, lebih baik disarankan untuk tidak membuat kegiatan ramai. Cukup penuhi unsur syar’i-nya saja,” tegasnya.

Dedi kembali menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk membatasi hak pribadi warga, melainkan upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari kemiskinan struktural akibat biaya sosial yang tinggi.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Berita JabarBiaya Pernikahan Jawa BaratDedi MulyadiEkonomi Keluargagubernur jabarGubernur Jawa Barat 2026jawa baratMenikah di KUAPernikahan HematPesan Dedi Mulyadi untuk Muda-MudiSurat Edaran Menikah di KUATips MenikahTips Menikah Hemat


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Viral video seorang anak disabilitas di Bandung Barat memiliki kebiasaan memakan rumput sejak usia 4 tahun. Bupati Jeje Ritchie Ismail turun tangan berikan bantuan. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Viral Bocah di Bandung Barat Gemar Makan Rumput, Bupati Jeje Ritchie Ismail Instruksikan Penanganan Intensif

30 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.