CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

Hanna Hanifah
1 Mei 2026
unpas

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (FK Unpas), dr. Muhammad Luthfi Rafshanzany, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hipertensi yang kerap dijuluki sebagai silent killer.

Saat ini, dr. Luthfi tengah menjalani program internship di RSUD Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala hingga menyebabkan kerusakan serius pada organ tubuh. Kondisi ini membuat banyak penderita baru menyadari penyakitnya ketika sudah terjadi komplikasi berat.

“Banyak pasien baru mengetahui setelah muncul komplikasi seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal,” ujarnya, Kamis (30/4/2026), dilansir dari unpas.ac.id.

Baca juga:   Tito Mahasiswa FT Unpas Selalu Bersemangat dan Ingin Bermanfaat

Hipertensi umumnya terbagi menjadi dua jenis, yakni hipertensi primer dan sekunder. Hipertensi primer tidak memiliki penyebab pasti dan dipengaruhi faktor genetik serta gaya hidup. Sementara hipertensi sekunder dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu, seperti gangguan ginjal atau hormonal.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Gaya hidup tidak sehat menjadi faktor dominan dalam peningkatan kasus hipertensi. Konsumsi garam berlebih, obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok, serta pola makan tinggi lemak dan gula menjadi penyebab utama. Bahkan, kondisi ini kini juga banyak ditemukan pada usia muda.

Baca juga:   Kerja Sama IDI Jabar dan Unpas Perkuat Pendidikan Dokter

Meski sering tanpa gejala, hipertensi dapat menimbulkan tanda seperti sakit kepala di tengkuk, pusing, mudah lelah, jantung berdebar, hingga penglihatan kabur. Jika tidak dikendalikan, penyakit ini dapat merusak organ vital seperti jantung, otak, ginjal, dan mata.

dr. Luthfi menekankan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, minimal satu kali dalam setahun bagi individu sehat, dan lebih sering bagi kelompok berisiko atau penderita hipertensi.

Baca juga:   Aris Mahasiswa FT Unpas  Menghargai waktu dan Kreatif

Untuk pencegahan, masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat, seperti membatasi konsumsi garam, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, serta mengelola stres dengan baik.

Pola makan sehat seperti diet DASH juga direkomendasikan untuk membantu mengontrol tekanan darah.

“Hipertensi memang bisa dikendalikan, tetapi pencegahan sejak dini jauh lebih penting agar tidak menimbulkan komplikasi serius,” tutupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: alumni unpasFK unpashipertensipenyakit hipertensitekanan darah tinggiuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.