CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Banjir di Bandung Ada di 54 Titik

admin
30 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Pengerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Yul Zulkarnaen mengatakan Kota Bandung punya 54 titik banjir.

“Ke 54 titik banjir itu, memiliki intensitas banjir sedang, dengan ketinggian 50 cm dan lama surut sekitar 2-3 jam,” ujar Yul kepada wartawan Kamis (30/1/2020).

Yul mengatakan, lama surut sangat bergantung pada kondisi Sungai Citarum. Jika sungai Citarum lancar, maka ketinggian akan cepat turun dan sebaliknya.

“Kalau keadaan normal banjir dengan intensitas hujan tinggi, air bisa surut dalam satu atau dua hari,” terangnya.

Baca juga:   Pet Hotel di Bandung Menjadi Primadona Pecinta Hewan Peliharaan

Titik banjir di Kota Bandung, disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya alih fungsi di Kawasan Bandung Utara. “Kan sekarang banyak, yang asalnya kawasan serapan sekarang berubah menjadi perumahan,” paprnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga tidak bisa melakukan pelebaran sungai. Lantaran, kemampuan infrastruktur yang sangat terbatas. Belum lagi ditambah dengan perilaku manusia yang biasa membuang sampah sembarangan.

Untuk mengatasi banjir ini, Pemkota Bandung membangun Kolam Retensi. Baik dengan menggunakan dana APBD dan swadaya masyarakat.

Baca juga:   CKG 2026 Diperluas, Pasien Langsung Dapat Penanganan Gratis

“Untuk yang dari dana APBD, kami sudah membangun di Sirnaraga dan ke depan akan membangun di Gedebage,” tambahnya.

Sedangkan yang dibangun dengan swadaya di Rancabolang, dan kini tengah dalam progres di JL Bima.

“Untuk yang di  Jl. Bima, dibangun di atas lahan milik Pemkot Bandung. Yang kini tengah disewa oleh pihak ketiga, dan akan dibangun Apartemen,” katanya.

Dalam pembangunan ini, DPU tidak mengeluarkan biaya banyak. Hanya menyiapkan tenaga, alat berat dan bahan-bahan yang sudah ada di gudang.

Baca juga:   Pemkot Bandung Dorong Akses Tapera untuk ASN dan Pekerja Muda

Sementara itu, Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DiskarPB) Sihar Sitinjak, mengatakan, pihaknya sangat berharap DPU bisa membangun kolam retensi sebanyak-banyaknya. Mengingat untuk sekarang ini, itu merupakan hal penting dalam membantu mengurangi resiko banjir.

“Namun saya harap dengan diresmikannya terowongan Nanjung kemarin, bisa membantu mengurangi banjir, karena membantu mengalirkan air,” terangnya. (Put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bandungbanjirpemkot bandung


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.