CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

TB Hasanuddin : Mempertahankan Natuna Bagian Dari Menjaga Empat Pilar

admin
22 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —  Anggota Komisi I DPR RI, Dr.H.TB Hasanuddin SE,MM, menyebutkan jika mempertahankan Pulau Natuna, sebagai bagian bentuk dari menjaga empat pilar negara Republik Indonesia.

“Natuna sudah tercantum dalam garis batas Indonesia, meskipun berada diantara Kawasan Laut Cina juga namun secara aklamasi, Natuna sudah ditetapkan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga itu patut dan harus kita pertahankan sampai kapanpun,” ujar TB Hasanuddin, dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI /DPR RI di Aula Fakultas Hukum, Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Lengkong Kecil, Bandung, Sabtu (22/2/2020).

Dijelaskannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjadi bagian keempat dalam empat pilar yang saat ini sedang gencar di sosialisasikan oleh MPR dan DPR RI.

Sempat berpengalaman di bertugas di kawasan Natuna, anggota Komisi I DPR RI itu menyebutkan jika, batasan antara Pulau Natuna sebagai wilayah NKRI dan Cina sudah sangat jelas.

Baca juga:   TB Hasanuddin: Kalau Mau Dukung NKRI, FPI Baiknya Jadi Parpol Saja

“Polemik ingin dikuasainya Natuna oleh Cina memang sudah lama, namun sekarang karena banyak diangkat media sehingga kembali memanas. Namun baik dulu ketiga bertugas dan sekarang menjabat sebagai Anggota DPR RI Natuna tidak akan kami lepaskan. Apalagi saat ini Kepulauan Natuna sudah banyak diberikan sarana dan fasilitas oleh pemerintah dan PResiden Jokowi bahkan melakukan pemantauan langsung di kalutan Natuna,” ujarnya.

Meski demikian, TB Hasanuddin mengakui jika tugas yang diemban permintah melalui TNI dalam menjaga kepulauan dan kelautannya bukan perkara mudah.

“Memang tidak mudah mengamankan wilayah seperti Indonesia ini, dengan luas negara yang kondisinya lautan dan kepulauan memang sangat sulit dijangkau meskipun saat ini dengan teknologi yang ada sudah cukup sangat membantu,” ujarnya.

Baca juga:   Jaga Kesehatan Mental Dengan Mengkonsumsi Makanan Ini

Dalam sosilisasi Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika tersebut, TB Hadanuddin menyampaikan Pencasila adalah tujuan berbangsa bernegara.

“Dari perjalanannya Pancasila akhirnya lima menjadi tujuan bangsa Indonesia, dan yang paing utama adalah dari semua sila semua berlandar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Oleh karenannya TB Hasanuddin menegaskan jika Pancasila adalah landasan negara untuk semua dan ideologi, bahkan dalam fluralisme di Indonesia.

Kedua, prihal UUD 45 TB Hasanuddin megatakan jika perjalanan UUD 45 memang sempat melahirkan multitafsir di masyarakat, an oleh karenannya dilakukan aamandemen. “Dalam UUD 45 itu salah satu yang diubah yakni MPR RI bukan lagi Lembaga tertinggi negara,” paparnya.

Baca juga:   Emil : Pidato Presiden Mengingatkan Tantangan Indonesia di Masa Depan

Ketiga, NKRI dikatakan TB Hasanuddin tidak boleh terpecah belah dan memang tidak bisa lepas dari permerintah Indonesia, karena kedaulatannya sudah diakui dunia.

“Jadi kalau TNI menyebutknya harga mati, memang NKRI itu harus dijaga tidak boleh terlepas dan itu dijaga TNI. Dan itu sudah jelas perhitungannya dan batas – batas kewilayahannya,” tuturnya.

Dan terakhir, TB Hasanuddin menyampaikan tentang Bhineka Tunggal Ika adalah sebagai palsapah hidup di Indonesia.

“Kita memang harus realiatis tidak semua di wilayah kesatuan Indonesia agamanya sama, cara berpikir sama, sehingga perlu pemahaman yang sama tentang bernegara untuk satu tujuan dan kesatuan dan itulah artinya Bhineka Tunggal Ika,” kata TB Hasanuddin yang juga merupakan dewan pangaping Paguyuban Pasundan. (tie)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggota DPR RIDPR RInatunankrisosilisasi empat pilarTB Hasanuddin


Related Posts

hibah kapal induk Garibaldi
HEADLINE

TB Hasanuddin: Hibah Kapal Induk Garibaldi Harus Dihitung Cermat, Jangan Jadi Beban Negara

4 Mei 2026
film Teman Tegar
HEADLINE

Nobar Film Teman Tegar Jadi Kampanye Perlindungan Hutan di Kudus

2 Mei 2026
TNI Gugur di Misi UNIFIL
HEADLINE

TNI Gugur di Misi UNIFIL, Pemerintah Harus Dorong Investigasi dan Perkuat Mitigasi Keamanan

30 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.