CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

YPDM Pasundan Sebut Tantangan dan Berkah Awasi Siswa Belajar Di Rumah

admin
16 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ketua Yayasan Pendidikan Dasar Menengah (YPDM) Pasundan Dr. T Subarsyah Sumadikara M.M menyebutkan jika keputusan pemerintah termasuk Paguyuban Pasundan agar melakukan pembelajaran di rumah menjadi tantangan dan berkah khususnya untuk guru dan orang tua siswa.

“Hal ini juga menjadi tantangan sekaligus bagaimana pengawasan di rumah yang dilakukan oleh orang tua dan guru, agar tugas di rumah tidak menggunakan joki. Sehingga  merdeka sekolah harus menjadi sinergi sebagai cita cita Kemendikbud untuk membangun karakter yang mandiri,” ujar Subarsyah yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/3/2020).

Dalam upaya antisipasi penyebaran virus corona atau Covid 19, Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan melakukan sinergitas dan pemantauan guna terlaksananya pembelajaran di rumah untuk menggantikan belajar di sekolah.

“Virus corona di satu sisi menjadi sebuah sisi yang menakutkan dan menghambat. Namun di sisi lain membuka cakrawala baru bagi kita saat terdapat pembelajaran di rumah misalya bagaimana komunikasi seorang anak di rumahya apakah memiliki  masalah dalam keluarga atau sudah mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya,” jelasnya.

Baca juga:   Keok Mengejutkan! Jerman Tersingkir, Ini 16 Besar Piala Dunia U-17 2025 yang Bikin Warganet Heboh!

Diungkapkannya, pembelajaran di lingkungan YPDM Pasundan berjalan dengan pemantauan lewat gadged. Di mana arahan disampaikan lewat  grup-grup Whats App tentang pembelajaran seputar  covid 19 yang materinya dapat di download di laman kemendikbud.co.id

“Kami juga sudah mengumpulkan seluruh kepala dan para wakil kepala sekolah untuk mengikuti arahan dari fakultas kedokteran Unpas mengenai mencuci tangan, P3K, penggunaan masker, pemeliharaan sekolah sehat. Ke depan kami juga akan menggadakan ToT kepada anak Osis mengenai antisipasi penyebaran corona ini,” paparnya kepada pasjabar Senin (16/3/2020)

Baca juga:   Operasi Ketupat Lodaya 2025: 24.976 Personel Siap Amankan Mudik

Kedepannya sekolah sehat pasundan pun akan dilombakan pada 18 juni mendatang, di mana setiap sekolah akan bekerjasama dengan  Fakultas Kedokteran. Untuk selanjutnya diharapkan Fakultas Kedokteran menguatkan sekolah sekolah dalam aspek kesehatan di samping itu membuka ruang bagi lulusan YPDM Pasundan untuk melanjutkan kuliah kedokteran di Unpas.

“Kami juga akan menguatkan aktifitas UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah yang sebelumnya bekerjasama dangan puskesmas dan sekarang dengan Fakultas Kedokteran Unpas, menjadi ruang informasi bagi  guru maupun  siswa didik terlebih saat ini mengenai wabah virus corona,” tandasnya.

Jika terdapat permasalahan dan hal-hal lainnya dalam proses belajar di rumah tambah Subarsyah siswa pun dapat menghubungi gurunya via SMS atau Whats App dalam 24 jam setiap hari, sebab prosesnya tidak bisa berjalan begitu saja melainkan juga perlu kontrol.

Baca juga:   Gagal Panen Akibat Cuaca, Harga Cabai Melonjak Tajam

“Kami juga telah membentuk K3SP  atau Kelompok Kerja Sekolah Pasundan sebagai satgas yang memegang seluruh sekolah yang mereka yang kontrol. Rutin melakukan diskusi pembelajaran, pelaksanaan cara hidup sehat, sosialisasi target dan lainnya.  Guru diharapkan harus lebih kreatif dan proaktif. Sebelumnya kami juga telah memberikan surat edaran kepada orang tua siswa untuk membuat disinfektan di rumah masing-masing dan menjaga lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.

Karena COVID-19 ini ada 1150 siswa TK dan SD, 14.588 siswa tingkat SMP dan MTs, 9266 siswa tingkat SMA dan 17.494 siswa yang berada di 118 sekolah yang berada lingkungan sekolah di bawah YPDM Pasundan melakukan pembelajar di rumah.(Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

mahasiswa ITB hilang
HEADLINE

Mahasiswa ITB Arief Ditemukan Selamat Setelah Pencarian Dua Hari

11 Mei 2026
mahasiswa ITB hilang
HEADLINE

Mahasiswa S2 ITB Hilang di Gunung Puntang, Pencarian Besar Dilakukan

11 Mei 2026
IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.