CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Timbun Makanan Hadapi COVID-19 Justru Mengundang Bahaya Lain

admin
20 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Panik karena COVID-19 dan membeli banyak makanan lalu menyimpannya dalam lemari pendingin atau menimbunya justru akan mengundang bahaya lain.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Prodi Teknologi Pangan Unpas Dr. Ir. Yusep Ikrawan, M.Sc, kepada Pasjabar, Jumat (20/3/2020).

Ia mengatakan memasak dan menyantap makanan segera merupakan hal yang tepat untuk menjaga makanan tetap sehat dan bergizi untuk dikonsumsi.

“Kita tidak perlu terlalu panik menghadapi virus corona ini, hingga menimbun banyak makanan, karena memang ada beberapa jenis makanan justru mudah rusak, dalam beberapa hari akan membusuk bahkan mengundang mikroorganisme lainnya dan bahkan berbahaya untuk kesehatan,” terang Yusep kepada pasjabar di Laboratorium Teknologi Pangan Unpas Lantai 3 Gedung C Jl. DR. Setiabudhi No.193 Kota Bandung.

Baca juga:   Kolaborasi Pemulihan Industri Lewat Program MICE

Ia mengatakan, untuk menghindari kontaminasi dari mikroorganisme ia menyarankan agar hanya menyimpan beberapa jenis makanan saja dan dengan cara yang benar.

Adapun untuk penyimpanan di lemari Es lanjut Yusep disarankan di simpan selama tiga dan paling lamalima hari saja khususnya untuk makanan sejenis daging-dagingan harus cepat dimasak, “kecuali  disimpan di freezer,” paparnya.

Baca juga:   Yang Berbeda di Hari Veteran Nasional Tahun Ini

“Untuk makanan dalam kemasan kita juga harus lebih peka untuk melihat tanggal kedaluarsanya dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi  makanan siap saji, karena mengandumg banyak zat aditif yang bisa memicu kanker jika berlebihan,” tandasnya.

Adapun dalam upaya pencegahan virus corona, Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Teknik Unpas telah memproduksi hand sanitizer dalam upaya lebih menjaga kebersihan, khususnya di lingkungan Paguyuban Pasundan.

Baca juga:   Perumda Tirtawening Jalin Kerja Sama dengan PJT II

Bahan dan pembuatan hand sanitizer ini pun selaras dengan arahan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan  dalam upaya pencegahan virus corona dan sehubungan dengan kelangkaan dan mahalnya hand sanitizer. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BahayaCOVID-19pasundanTimbun makananuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.