CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tips Dosen Kedokteran Unpas Cara Aman Gunakan Disinfektan

admin
4 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Disinfektan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan dalam mencegah penyebaran dari virus corona. Meski begitu, tentunya masyarakat perlu mengetahui bagaimana menggunakan cairan disinfektan dengan bijak agar aman digunakan.

Wakil Dekan III FK Unpas, yang juga Koordinator Penanganan Medis Satgas Penanggulangan Covid-19 Paguyuban Pasundan Trias Nugrahadi, dr,SpKN (K) mengungkapkan, menggunaan cairan disinfektan bisa dilakukan dengan cara disemprotkan ke segala penjuru bagian rumah, khususnya pegangan pintu jendela handrill, tangga pegangan, pintu kulkas , remot tv, keyboard PC , permukaan meja dan lain-lain.

“Cairan disinfektan juga dapat disemprot di lingkungan sekitar rumah, kecuali alat-alat yang digunakan untuk keperluan konsumsi, jangan sampai mengenai makanan atau minuman serta tidak berlebihan seperti mandi menggunakan disinfektan, cukup ke bagian tubuh yang banyak menyentuh benda-benda,” terangnya kepada pasjabar Kamis (2/4/2020).

Adapun bahan kimia yang terdapat dalam disinfektan seperti alkohol atau klorin meskipun disemprotkan  ke tubuh manusia, menurut keterangan WHO, sebetulnya juga tidak bisa membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh.

“Alkohol dan klorin hanya bisa digunakan sebagai disinfektan virus dan bakteri pada permukaan benda. Dan ini pun, harus dimanfaatkan sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera,” terangnya.

Baca juga:   Fajar Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi Tekuni Futsal dan Muaythai

Sementara ahli berpendapat bahwa paparan berlebih cairan disinfektan berbahan alkohol maupun klorin bisa menyebabkan iritasi pada kulit atau mata sehingga mereka tidak merekomendasikan cairan disinfektan disemprotkan langsung ke tubuh.

“Setiap orang dapat menggunakan cairan disinfektan yang dijual di pasaran ataupun membuat sendiri cairan disinfektan yang caranya sudah banyak beredar di internet. kita harus melakukan membersihkan dan menyemprotkan disinfektan terhadap barang-barang atau area di sepenjuru rumah, meskipun tidak ada satu orang pun anggota keluarga kita yang sakit,” ulasnya.

Membersihkan lanjut Trias berarti hanya mencuci atau mengelap bagian permukaan barang, sementara menyemprotkan disinfektan berarti mematikan patogen virus yang mungkin saja ada di permukaan barang atau suatu area.

Untuk barang yang pertama kali harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum disemprot menggunakan disinfektan, bisa dengan dilap, atau disemprotkan begitu saja. CDC menyarankan, pembersihan dan penyemprotan disinfektan ini dilakukan sekali dalam satu hari, terutama pada benda atau bagian yang paling banyak disentuh. Misalnya gagang pintu, permukaan meja, tombol lampu, remot, dan sebagainya.

Baca juga:   Achmad Raih Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Kreditor

Sementara itu, untuk produk elektronik yang juga dimungkinkan menjadi tempat hidup virus seperti ponsel, tablet, dan gadget, karena sangat sering disentuh.

“Di samping penggunaan cairan disinfektan, salah satu cara yang bisa dilakukan mencegah penyebaran virus yakni dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun yang mengandung antiseptik. Selain itu, jika terpaksa tak ada akses air,  bisa menggantinya dengan hand sanitizer yang mengandung antiseptik,” jelasnya.

Di mana biasanya cairan disinfektan bisa didapatkan dalam produk pembersih lantai, dapur, dan perabotan rumah tangga. Selain itu, cairan disinfektan juga bisa ditemukan pada pemutih pakaian yang mengandung alkohol.

“Namun yang perlu diwaspadai, cairan disinfektan lebih beracun dibandingkan dengan antiseptik. Oleh karenanya sangat tidak disarankan mengaplikasikan disinfektan pada permukaan kulit secara langsung, mata, mulut maupun hidung karena dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi,” ungkapnya.

Trias menambahkan bahwa penggunaan disinfektan sebaiknya tetap dilakukan apabila cairan disinfektan tersedia setelah wabah tapi tetap penggunaan harus bijak dan tidak berlebihan untuk mencegah penularan penyakit melalui benda benda mati.

Baca juga:   Kasus COVID-19 Hari Ini Lewati 27 Ribu

“Saya juga mengajak masyarakat untuk menerapkan PHBS atau Pola Hidup Bersih dan Sehat seperti yang di anjurkan oleh Pemerintah jangan hanya menjadi satu slogan dan seolah-olah hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja tetapi peran serta  dan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan PHBS ini harus berjalan sinergis dan berkesinambungan,” urainya.

Terakhir Trias juga menyampaikan bahwa peristiwa yang menimpa masyarakat dunia sekarang ini dapat  jadikan momentun perubahan untuk  lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan pribadi, masyarakat dan lingkungan agar tercapai derajat kesehatan yang tinggi.

“Peran serta warga  Paguyuban Pasundan dalam menterjemahkan PHBS ini  baik di  unit kerja maupun di rumah dan lingkungan sekitarnya diharapkan menjadi role model atau contoh sehingga keberadaan Paguyuban Pasundan akan lebih terasa di masyarakat, seperti yang senantiasa di tegaskan oleh ketua umum Paguyuban Pasundan Prof Dr. HM Didi Turmudzi, MSi yakni Katara ayana karasa mangfaatna,” pungkasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Disinfektandosen unpasKedokteran Unpaspasundanuniversitas pasundan


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.