CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kompetisi Terhenti, Begini Gaji Pemain Persib

admin
10 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kompetisi Liga 1 2020 turut terdampak pandemi virus corona alias COVID-19. Hingga kini, tak kunjung ada kejelasan kapan kompetisi akan kembali bergulir. Bahkan, ada wacana akan digelar turnamen untuk mengganti kompetisi.

Para pemain jelas jadi salah satu yang paling terkena dampaknya. Gaji yang mereka terima dari klub akan mengalami pengurangan. Anjuran dari PSSI, klub diharuskan membayar gaji pemain 25 persen.

Hal ini akan dilakukan manajemen Persib Bandung terhadap para pemainnya. Persib akan melebihi gaji pemainnya. Persib akan sepenhunya mengikutianjuran PSSI.

Baca juga:   David da Silva Tebar Ancaman Jelang Hadapi Borneo FC

“PT mengambil keputusan karena sesuai anjuran PSSI. Kalau Persib dibedakan dengan yang lain, pasti nanti jadi kecemburuan dan jadi permasalahan. Takutnya kena sanksi dari PSSI atau bagaimana. Makanya kita ikuti dulu saja aturan,” ujar Komisaris PT PBB Umuh Muchtar saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

Persib juga tidak akan mengurangi gaji pemain. Ia menegaskan gaji 25 persen dari nilai seharusnya adalah kewajiban klub. Persib pun menyadari jika gaji pemain kurang 25 persen dari gajinya, itu akan lebih besar merugikan pemain.

Hal ini berbeda dengan beberapa klub lain yang rencananya akan membayar gaji pemain sebesar 10 persen. Umuh memandang hal itu justru tidak wajar.

Baca juga:   KPU Indramayu Gelar Debat Perdana Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2024

“Kalau dia 10 persen, berarti dia tidak mengikuti aturan dan tidak manusiawi,” tegas Umuh.

Ia justru khawatir jika gaji pemain Persib tidak sesuai imbauan dari PSSI, pemain akan kabur. Hal itu justru akan jadi masalah di kemudian hari. Persib akan kesulitan kembali mendapatkan pemain.

Para pemain Persib pun sudah mengerti dengan kondisi yang ada. Mereka memaklumi dan menerima keputusan PT PBB soal urusan gaji.

Baca juga:   Harga Pantas untuk Lelahnya Daisuke Sato

“Ke pemain sudah dijelaskan, mereka menerima dan tahu kondisi ini. Apa boleh buat. Kalau mereka enggak terima, mungkin bagaimana lagi (tetap butuh gaji),” jelas Umuh.

Ia sendiri belum tahu sampai kapan gaji 25 persen untuk pemain akan berjalan. Tapi, ia memperkirakan akan berjalan dua hingga tiga bulan. Itu akan tergantung dari kompetisi kapan akan digelar kembali.

“Mungkin dua sampai tiga bulan. Sekarang kan April, terus nanti Mei sampai Juni dicoba dilihat (perkembangannya seperti apa),” tutur Umuh. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dirumahsajagaji pemainliga 1persib


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.