CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pemkot Bandung Minta Polisi Blokir Jalan Lebih Banyak

admin
14 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemkot Bandung minta aparat kepolisian tambah ruas jalan yang diblokir. Hal ini lantaran kondisi penyebaran virus covid-19 semakin meluas.

“Kalau kita lihat di pusat kota memang sudah terlihat lengang. Tapi di wilayah masih ada yang belum taat aturan dan masih berkerumun di beberapa titik,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna kepada wartawan Senin (13/4/2020).

Ema mengatakan, sekarang ini ada kecenderungan warga Kota Bandung merasa sudah aman untuk beraktifitas kembali. Lantaran sudah melewati masa karantina 14 hari.

Baca juga:   Walkot Bandung Akui Rumah Pabrik Pembuat Jutaan Ektasi Milik Pemkot

“Padahal kondisi nya tidak demikian. Bahkan ada kecenderungan penyebaran virus Covid-19 semakin meluas,” papar Ema.

Bahkan sekarang sudah ada data sub cluster. Sementara selama ini hanya ada data cluster. “Ditambah dengan dengan ada kecenderungan transmisi lokal meningkat,” tambahnya.

Dengan adanya data-data peningkatan sebaran, Ema mengatakan Kota Bandung sudah sangat layak untuk diberlakukan PSBB.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, jumlah  ODP di Kota Bandung sebanyak 2321, yang selesai dan dinyatakan negatif ada 180 sedangkan yang masih dalam proses arah 515 orang.  Sedangkan untun PDP sebanyak 282 orang, yang sudah pulang 141 orang dan yang masih dirawat 141 orang.

Baca juga:   Buka Jendela Jadi Kunci Pencegahan Klaster Baru COVID-19 di Perkantoran

Halnya dengan pasien positif covid-19 ada 78, yang dinyatakan sembuh ada 8 orang yang masih di rawat ada 47 orang dan yang meninggal ada 23 orang.  “Jadi memang ada peningkatan jumlah orang yang terpapar virus covid-19 ini,” tegasnya.

Namun,  keputusan untuk pemberlakukan PSBB akan dikembalikan ke pemerintah provinsi. Karena Kota Bandung banyak beririsan dengan kota kabupaten lain.

Baca juga:   Hari Ini PKKMB Unpas Hadirkan Kang Dedi Hingga Jerome Polin

“Kita kan punya 42 pintu masuk ke kota Bandung baik akses jalan kecil dan besar. Itu harus diperhatikan dan diperhitungkan kekuatan yang dimiliki Kota Bandung,” tambahnya.

Ema juga mengingatkan agar instansi swasta memberlakukan WFH lebih ketat.  “Kami sendiri kan di Pemkot Bandung sudah memperluas WFH, dari yang sebelumnya hanya 30% sekarang meningkat sampai 70%,” tegasnya.  (Put)

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19.Kota Bandungpemkot bandungPSBB


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.