BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wali Kota Bandung Oded M. Danial sejak pandemi virus corona atau COVID-19 dilanda kesibukan luar biasa. Bersama berbagai pihak terkait, ia terus melakukan beragam hal untuk mempercepat penanggulangan virus corona di Kota Bandung.
Tapi, ada salah satu yang menarik. Selama masa pandemi COVID-19, handphone atau telepon genggam milik Oded dibanjiri ribuan pesan. Dalam sehari, ia bisa menerima 3 ribu pesan yang masuk melalui SMS maupun aplikasi Whatsapp.
Pesan itu berasal dari warga Kota Bandung. Ada yang bertanya soal kebijakan, mengeluh belum mendapat bantuan, hingga sekadar curhat soal kekesalan yang dialami.
Oded sendiri memiliki dua telepon genggam dengan nomor berbeda. Dua telepon genggam itu pun tak pernah sepi dari notifikasi. Sebab, nomor teleponnya kadung sudah diketahui banyak orang, terutama warga Kota Bandung.
“Sekarang dalam sehari bisa lebih dari 3 ribu pesan yang masuk ke handphone saya, kebanyakan berisi tentang COVID-19,” kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin (4/5/2020).
Bahkan, saking banyaknya pesan yang masuk, Oded kini punya kebiasaan baru. Setelah bangun dari tidur, hal pertama yang dicek adalah pesan yang masuk ke handphone-nya. Ia pun berusaha membalas meski jelas tak akan semuanya.
“Dipilih-pilih saja mana yang perlu ditanggapi dan tidak, selektif saja,” ucapnya.
Ia sendiri mengaku tidak menggunakan jasa pihak lain untuk membaca dan membalas pesan yang masuk ke handphone-nya. Ia mengaku lebih senang membaca dan membalasnya sendiri meski lebih banyak yang tak bisa dibalas.
“Yang begini mah hubungan emosional saya dengan warga,” ungkap Oded.
Ia pun ‘pasrah’ dengan kondisi tersebut. Sebab, untuk saat ini mustahil ia mengganti nomor telepon untuk menghindari ribuan pesan yang masuk melalui handphone-nya. Ia akan tetap menjalankannya seperti biasa.
“Dua nomor yang saya punya ini sudah enggak bisa dihindari. Jadi sudah tidak ada privasi nomor saya mah. Apalagi nomor telepon, kan bisa pabeja-pabeja (saling memberi tahun) masyarakat mah,” tandas Oded. (ors)







