CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKREATIF

Frans Mahasiswa STIE Pasundan Selalu Ingin Ikut Hal Positif

admin
13 Mei 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Melibatkan diri dalam hal-hal yang positif dan bermanfaat, mengantarkan mahasiswqa STIE Pasundan , Frans Aditio yang akrab disapa Frans atau Tio meraih beragam prestasi.

Saat SMA ia pernah menjadi Juara 1 PENSI bidang Tari kreasi dan Tari daerah tahun 2014, Juara 1 Ajang pencarian bakat tari kreasi daerah yang diadakan oleh mahasiawa seni tari Univeraitas  Negeri Medan tahun 2014, Juara 3 Stand Up Comedy dalam PENSI SMA tahun 2015, Juara 1 PENSI Bidang tari daerah dan kreasi SMA tahun 2015, dan Juara 1 PENSI Bidang tari kreasi  SMA tahun 2016.

Saat ini ia menjadi mahasiswa STIE Pasundan, Jurusan Akuntansi Semester VIII ini pun pada tahun 2018 menjadi ketua Pelaksana Seminar Himpunan Akuntansi  dan pada tahun 2019 Menjadi ketua UKM DKM STIE Pasundan, di mana hal tersebut merupakan sebuah prestasi, kehormatan dan kebanggan baginya.

“Saya mempunyai motto, bekerja keras lah hari ini kalaupun esok kamu gagal, kamu tidak akan gagal dalam kekecewaan,” terang pemuda kelahiran Pulu Raja, Sumatera utara, 16 September 1997.

Baca juga:   Mural Wajah Pahlawan G30S PKI Hiasi Dinding Gang di Kawasan Cimindi

Frans pun berharap ke depannya ia bisa menjadi seorang manusia yang bermanfaat untuk orang-orang disekitarnya,  terkhususnya keluarga serta selalu membawa hal-hal positif di manapun ia berpijak serta menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif dimasa yang akan datang.

“Untuk hobi, saya senang dengan travelling, karena berpergian ke banyak tempat menurut saya merupakan cara yang tepat untuk mensyukuri kehidupan ini, belajar hal baru, di tempat yang baru dengan orang orang yang baru, memberikan pengalaman yang luar biasa untuk saya. Saya juga senang memasak, karena saya senang melihat orang lain senang, dan cara saya untuk membuat orang lain senang adalah dengan memasakannya sebuah masakan,” tandas penyuka warna soft dan penikmat keju.

Untuk cita-cita, pemilik tinggi 167 CM ini berkata bahwa yang terdekat ia ingin melanjutkan S2 dan untuk jangka panjang  ia ingin mempunyai sebuah produk di bidang kuliner dan tekstil yang bisa melakukan ekspansi minimal ke negara-negara terdekat.

Baca juga:   Gubernur Jabar Akhirnya SK kan Guru Bukan PNS SMA, SMK dan SLB Negeri

“Saya juga ingin bisa memotivasi orang orang disekitar saya di bidang yang saya sukai yaitu kuliner dan tekstil dan membuktikan kepada dunia bahwa kualitas produk produk karya anak bangsa bukan hanya konsumsi dalam negeri tetapi juga dikonsumsi sampai ke luar negeri,” jelasnya.

Saat ini Frans juga tengah menyibukkan diri dengan mengerjakan tugas akhir atau skripsi, membaca buku-buku, dan berusaha untuk tetap sehat dimasa Pandemi Covid-19 ini.

“Adapun tokoh idola saya adalah Rasulullah Muhammad salallahu’alaihi wa salam, karena memang sudah selayaknya saya mengidolakan manusia paling mulia dimuka bumi yang mana ia merupakan rahmatan lil ‘alamin, dan juga orang nomor 1 paling berpengaruh di dunia yang dikutip dari buku 100 A Rangking Of The most Influential Persons In History ,karya Michael H. Hart,” terangnya yang juga banyak terinspirasi dari ibunya yang merupakan anugerah terindah dan sumber inspirasi kapanpun dan dimanapun ia berada.

Baca juga:   Menulis Jadi Ciri Khas dan Keunggulan FISS Unpas

“Makna hidup bagi saya adalah, untuk beribadah kepada Allah dan peduli terhadap orang orang di sekitar saya. Saya juga selalu bersemangat dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan karena keluarga,” ucap anak ke dua dari empat bersaudara.

Terakhir Frans juga menyampaikan bahwa jangan takut untuk keluar dari zona nyaman, karena ada banyak hal yang kita harus pelajari dan masih banyak dari setiap tanah dibumi ini yang belum kita pijaki, stay humble , be yourself, dan jauhi orang-orang di sekitar kita yang menurut kita memberi dampak negatif.

“Hal yang terkadang kita sering lupakan adalah ‘Kita Adalah Seorang Hamba’ yang mana kewajiban seorang hamba adalah taqwa dan beribadah kepada Rabb kita,” tutupnya. (Tan)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kampus pasundanmahasiswa pasundanMahasiswa unpasSTIE Pasundanuniversitas pasundan


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.