CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Pentingnya Vaksinasi Untuk Menjaga Kekebalan Komunitas

Tiwi Kasavela
29 Maret 2021
BPOM Keluarkan Izin untuk Vaksin COVID-19 Jenis Covovax

Vaksin COVID 19 (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, dr., Sp.A(K), M.M., mengungkapkan bahwa semakin cepat dan banyaknya masyarakat yang divaksin, maka akan semakin mendukung kekebelan komunitas.

“Vaksinasi itu penting dan perlu. Apalagi untuk penyakit yang kita belum kenal ini,” ujar Prof. Kusnandi Rusmil dalam diskusi “Satu Jam Berbincang Ilmu (Sajabi): Menyambut Vaksinasi Covid-19”, Sabtu (27/3/2021).

Dijelaskan Prof. Kusnandi, vaksin berguna menciptakan imunitas individu untuk mencegah penyakit infeksi tertentu. Jika sebagian besar masyarakat divaksinasi, maka kemampuan patogen untuk menyebar sangat terbatas. Vaksinasi juga dapat melindungi kelompok yang tidak diimunisasi.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Serahkan Lagi APD untuk Bandung, Cimahi dan KBB

Jika banyak masyarakat yang telah kebal, diharapkan akan timbul imunitas komunitas. Hal ini akan memutus penularan pada kelompok yang tidak dapat diimunisasi, misalnya bayi kecil dan penderita imunokompromais.

“Sehingga muncul herd immunity, atau indirect atau population immunity. Kekebalan komunitas,” jelasnya dalam rilis yang diterima PASJABAR, senin.

Ketua tim riset uji klinis vaksin Sinovac ini mengatakan, pada umumnya vaksinasi penting karena dapat mencegah penyakit berbahaya yang tak jarang menimbulkan kematian atau setidaknya menyebabkan kecacatan. Tujuan akhirnya adalah eradikasi penyakit.

“Apabila kita akan melakukan kekebalan komunitas maka paling tidak kita harus mengimuniasi 70 persen dari jumlah penduduk yang ada, sehingga yang 30 persen itu akan terlindungi,” ujarnya.

Baca juga:   Pemerintah Percepat Vaksinasi Bagi Pelaku Parekraf

Guru Besar bidang kedokteran anak ini mengungkapkan bahwa biasanya proses pengembangan dan pengujian suatu vaksin baru sangat rumit dan kompleks. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif dalam mencegah penyakit.

Namun, vaksin Covid-19 mengalami percepatan dalam proses penelitiannya sesuai dengan imbauan dari WHO.

“Oleh karena situasi pandemi, maka WHO meminta supaya penelitian mengenai vaksin ini dipercepat,” ujarnya.

Lebih lanjut Prof. Kusnandi Rusmil mengatakan bahwa Indonesia saat ini berupaya melakukan optimalisasi imunisasi. Yaitu, dengan melindungi atau menjamin keselamatan penduduk, menjamin sumber produksi, dan meningkatkan kesejahteraan.

Baca juga:   Wagub Jabar Tinjau Vaksinasi Untuk Ulama di Karawang

Selain vaksinasi Covid-19, pelaksanakan protokol kesehatan yang ketat tetap harus dilakukan. Individu yang sudah divaksinansi masih ada kemungkinan terkena penyakit ini. Akan tetapi sifatnya lebih ringan.

Ia pun menjelaskan bahwa antibodi pada vaksin Sinovac akan terbentuk maksimal 2 minggu setelah suntikan kedua.

“Sehingga kalau kita sudah diimunisasi, tetap jaga 5M, jaga badan kita supaya tetap sehat dan supaya tidak terpapar,” pungkasnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: KekebalanKomunitasMenjagaPentingnyavaksinasi


Related Posts

Menjemput Fajar dengan Kebaikan: Bandung Care Hadirkan Kehangatan Sahur di Masjid Pusdai
PASBANDUNG

Menjemput Fajar dengan Kebaikan: Bandung Care Hadirkan Kehangatan Sahur di Masjid Pusdai

23 Februari 2026
Bandung Care Tebar Kebahagiaan Lewat Cahaya Berbuka 2026
PASBANDUNG

Bandung Care Tebar Kebahagiaan Lewat Cahaya Berbuka 2026

23 Februari 2026
Sejarah Madiun Ada di Sekitarmu, Temukan Lewat Temu Sejarah Explore #7
PASNUSANTARA

Sejarah Madiun Ada di Sekitarmu, Temukan Lewat Temu Sejarah Explore #7

4 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.