CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Kekerasan Semakin Brutal, Kelompok Bersenjata Kecam Junta

Tiwi Kasavela
11 April 2021
AS Pinta Myanmar Hentikan Intimidasi dan Penangkapan Wartawan

Ilustrasi (https://m.antaranews.com/berita/2024436/asean-serukan-solusi-damai-untuk-penyelesaian-krisis-myanmar)

Share on FacebookShare on Twitter

YANGON, WWW.PASJABAR.COM– Lebih dari 600 orang tewas di tangan militer Myanmar dalam penindasan terhadap demonstran yang menentang kudeta 1 Februari, menurut kelompok pemantau.

Saat kekerasan semakin brutal, belasan kelompok bersenjata mengecam junta tidak sah dan berjanji akan mendukung para demonstran.

Dilansir dari Reuters dan Antara, Aliansi tentara etnik di Myanmar yang menentang penindasan junta terhadap demonstran anti-kudeta menyerang kantor polisi di wilayah timur pada Sabtu, (10/4/2021) dan menewaskan sedikitnya 10 anggota, demikian media setempat.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Hadiri Upacara HUT RI di Lapangan Gasibu Bandung

Kantor polisi Naungmon di Negara Bagian Shan diserang pada Sabtu pagi oleh para petempur aliansi tersebut, yang mencakup Tentara Arakan, Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar, seperti dilansir media.

Kantor Berita Shan News melaporkan setidaknya 10 polisi tewas, sementara media Shwe Phee Myay menyebutkan bahwa korban tewas berjumlah 14 orang.

Baca juga:   Manchester United Kalahkan Everton 2-1 di Liga Inggris

Juru bicara militer junta tidak menelepon balik untuk dimintai komentar.

Anggota parlemen sipil, yang mayoritas bersembunyi usai dilengserkan, mengumumkan rencana untuk membentuk “pemerintahan bersatu nasional” – dengan para pemimpin etnis mengemban peran utama – dan menggelar pembicaraan daring mengenai perlawanan bersama melawan junta militer. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: demonstranjuntakekerasan brutalkelompok bersenjataMyanmar


Related Posts

Bulutangkis Indonesia putri
HEADLINE

Bulutangkis Beregu Putri Indonesia Lolos ke Semifinal, Kalahkan Myanmar 3-0

7 Desember 2025
Gempa Dahsyat Guncang Bangkok dan Mandalay
HEADLINE

Gempa Dahsyat Guncang Bangkok dan Mandalay

28 Maret 2025
Vietnam Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024
HEADLINE

Vietnam Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024

21 Desember 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.