CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Singapura Laporkan Lebih 61 Ribu Kasus COVID 19

Tiwi Kasavela
1 Mei 2021
Singapura Laporkan Lebih 61 Ribu Kasus COVID 19

Ilustrasi (antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Singapura laporkan lebih dari 61.000 kasus COVID-19 sejak pandemi melanda tahun lalu. Di mana sebagian besar kasus ditemukan di asrama-asrama yang menampung para pekerja asing berupah rendah. Negara itu telah mencatat total 30 kematian akibat infeksi virus corona baru.

Kasus-kasus baru COVID-19 muncul saat Singapura menyiapkan gelembung perjalanan (travel bubble) dengan Hong Kong yang akan diluncurkan pada Mei setelah penangguhan tahun lalu.

Singapura telah meluncurkan vaksinasi setelah suntikan yang menyetujui penggunaan vaksin buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Baca juga:   Kemlu RI Buka Suara Soal Upaya Pemulangan Reynhard Sinaga dari Inggris

Kementerian kesehatan Singapura mengatakan vaksin-vaksin tersebut efektif dalam mencegah penyakit bergejala untuk sebagian besar penerimanya, tetapi beberapa orang masih dapat terinfeksi meskipun telah diinokulasi.

Kekhawatiran telah berkembang atas munculnya varian baru virus corona dan efektivitas vaksin yang ada untuk melawan varian baru tersebut.

Dilansir dari Reuters dan Antara, Otoritas Singapura telah mendeteksi klaster COVID-19 di salah satu rumah sakit terbesarnya, di antara 16 kasus baru infeksi corona yang ditularkan secara lokal yang dilaporkan pada Kamis (29/4/2021).

Baca juga:   Studi Ungkap Hiu Paus Migrasi Lintasi 13 Negara Indo-Pasifik

Angka itu merupakan jumlah kasus domestik COVID-19 tertinggi di Singapura dalam tujuh bulan.

Singapura berhasil menahan wabah virus corona sejak penularan besar di antara para pekerja migran yang tinggal di asrama-asrama tahun lalu. Sebagian besar kasus COVID-19 berikutnya di negara itu merupakan kasus impor dan ditemukan di karantina.

Delapan dari kasus yang diumumkan pada Kamis malam (29/4/2021) terkait dengan Rumah Sakit Tan Tock Seng, kata kementerian kesehatan Singapura. Kasus COVID-19 di rumah sakit itu termasuk seorang dokter dan seorang perawat yang telah divaksin untuk virus corona. Keduanya memiliki gejala.

Baca juga:   Dampak Perang Rusia – Ukraina untuk Ekonomi Indonesia

Pihak berwenang telah mengisolasi dua bangsal di rumah sakit tersebut untuk menguji para staf dan pasien, dan meningkatkan karantina serta pembatasan pergerakan setelah ditemukannya klaster, yang merupakan yang pertama di rumah sakit Singapura.

Tujuh kasus lokal lainnya yang dilaporkan pada Kamis (29/4/2021) terkait dengan petugas imigrasi bandara. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Singapura Laporkan Lebih


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.