CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Walkot Minta Disperindag Cek Kelangkaan Tabung Oksigen  

Yatti Chahyati
1 Juli 2021
FOTO GALERI : Bandung Waspada Varian Baru Covid-19

ilustrasi (foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wali Kota Bandung Oded M. Danial memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bandung, melakukan koordinasi dengan pihak terkait,  sehubungan dengan kelangkaan tabung oksigen.

“Ya memang sekarang tabung oksigen terhitung langka. Karena banyak yang membutuhkan,” ujar Oded, kemarin (30/7/2021).

Karenanya, Oded meminta kepada masyarakat agar bisa menjaga protokol kesehatan, agar angka kasus covid-19 tidak semakin bertambah.

Seperti diketahui, bahkan sekarang sudah ada beberapa rumah sakit yang menutup pelayanan IGD karena sudah full.

Untuk di Kota Bandung sendiri, di beberapa rumah sakit dipasang tenda tambahan untuk melayani pasiennya non covid seperti contoh di RSUD Ujung Berung dan di RSKIA Kopo.

Baca juga:   Pemkot Bandung Raih Penghargaan ODF 100 Persen di Hari Kesehatan Nasional

Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, agar aparat kewilayahan bisa maksimalkan keberadaan tempat isoman di wilayahnya, sehingga warga tidak selalu harus datang ke fasilitas kesehatan.

“Di Kewilayahan sudah ada sekitar 129 tempat isoman. Namun yang sudah digunakan baru sekitar 29 persen,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disdagin, Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, kelangkaan oksigen di tingkat agen, karena memang perusahaan dilling station gas memprioritaskan pelayanan ke rumah sakit, dibanding ke agen apalagi pengecer. “Karena kami harus memastikan pasokan oksigen ke rumah sakit aman,” ujar Elly.

Baca juga:   Pemkot Minta Warga Bandung Waspada Ular Masuk Rumah

Elly mengatakan, pasokan oksigen untuk rumah sakit, aman. Karena semua dilling station di Kota Bandung sudah bekerjasama dengan rumah sakit dan sanggup menyediakan sekita 2500 tabung oksigen dengan kapasitas 6 meter kubik.

Elly mengatakan, untuk agen dan pengecer, mereka akan diberi tambahan pasokan oksigen jika bisa menunjukan bahwa mereka punya kerjasama dengan rumah sakit. “Jadi bukan pasokan ke agen distop. Hanya saja, kami lebih memprioritaskan pelayanan ke rumah sakit,” tuturnya.

Baca juga:   Luar Biasa, Warga Bongkar Bangunan Secara Swadaya

Elly mengakui, sekarang memang ada peningkatan pembelian oksigen di kalangan masyarakat. Terutama untuk mereka yang harus isoman.

“Tapi kan untuk yang isoman di rumah, mereka tidak bergejala atau bergejala ringan. Jadi kalaupun mereka beli oksigen, hanya untuk stok saja,” tuturnya.

Karenanya Elly menegaskan, tidak usah khawatir untik ketersediaan oksigen, karena ketersediaan oksigen di Kota Bandung aman. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kelangkaan oksigen di Bandung


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.