CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Yuk Intip Perkembangan Tren Covid 19 Dari Asia Fasifik Sampai Afrika

Tiwi Kasavela
14 Oktober 2021
Varian Delta Mulai Menyebar di Polandia

Ilustrasi (antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Pandemi COVID-19 di berbagai belahan dunia belum hilang, saat ini setiap negara berupaya memberikan penanganan terbaik.

Dilansir dari Reuters dan Antara, Kamis (14/01/2021) berikut perkembangan tren Covid 19 di dunia ;

Asia-Pasifik

* New South Wales akan melonggarkan lebih banyak pembatasan di Sydney sepekan lebih cepat dari yang direncanakan pada 18 Oktober. Negara bagian terpadat di Australia itu mengejar pencapaian target vaksinasi penuh 80 persen dari populasinya.

* Maskapai penerbangan di Asia-Pasifik menambah jadwal dan penawaran tiket penerbangan ketika sejumlah pembatasan perjalanan mulai dilonggarkan.

Baca juga:   Ribuan Anak Jadi Korban, HMI Badko Jabar Desak Evaluasi Program MBG

* Korea Selatan membentuk panel pada Rabu untuk membahas strategi tentang cara “hidup bersama COVID-19” dalam jangka panjang. Negara itu berusaha melonggarkan pembatasan dan membuka kembali ekonominya saat vaksinasi semakin meningkat.

Amerika

* Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan perintah eksekutif Gubernur Texas Greg Abbott -yang melarang perusahaan dan entitas lainnya menerapkan kewajiban vaksin- tidak sejalan dengan pemulihan bisnis di negara bagian itu.

Baca juga:   Nasi Godog dan Ramen dari Chef Besar, Dihadirkan Oleh Ton Kedai

* Seorang hakim federal memutuskan bahwa negara bagian New York tidak bisa mewajibkan vaksin pada pekerja medis tanpa mengizinkan pemberi kerja untuk mempertimbangkan pengecualian karena alasan agama.

* Panama telah menyetujui vaksin Pfizer untuk digunakan sebagai dosis penguat bagi orang-orang berisiko tinggi, termasuk pekerja medis, pasien rawat inap, penghuni panti jompo dan warga berusia di atas 55 tahun.

Eropa

* Rusia dan Uni Eropa akan mendiskusikan syarat-syarat untuk pengakuan bersama atas sertifikat vaksin yang digunakan masing-masing kawasan, kata kantor berita Interfax yang mengutip kementerian kesehatan Rusia.

Baca juga:   Tim Zona Asia Kini Menakutkan, Setelah Arab Saudi Giliran Jepang Hancurkan Jerman

* Inggris mengatakan masyarakat seharusnya bisa berbelanja keperluan Natal seperti biasa dan tak akan ada kelangkaan barang hadiah, setelah pengiriman kontainer berisi mainan dan peralatan elektronik dialihkan dari pelabuhan terbesar negara itu karena kapasitasnya penuh.

Timur Tengah dan Afrika

* Rwanda, Senegal dan Afrika Selatan bisa menjadi lokasi potensial untuk pabrik vaksin Moderna di Afrika, kata petinggi perusahaan farmasi AS itu. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Asia Fasifik


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.