CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKREATIF

Tajamkan Visi, Desa Wisata Cikakak Diharapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia

Tiwi Kasavela
14 Oktober 2021
Tajamkan Visi, Desa Wisata Cikakak Diharapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia

Menparekraf Sandiaga Uno dalam rangkaian visitasi 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Desa Wisata Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (13/10/2021). (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANYUMAS, WWW.PASJABAR.COM– Desa Wisata Cikakak, Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki kemiripan dengan Desa Sangeh Monkey Forest, Bali diharapkan mampu naik kelas bahkan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

“Keberpihakan kita dengan program andalan desa wisata untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan transformasi Desa Wisata Cikakak menjadi destinasi berkelas nasional, internasional, mungkin juga destinasi berkelas dunia,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam rangkaian visitasi 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Desa Wisata Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (13/10/2021).

Desa Cikakak sendiri memang terkenal dengan ribuan habitat kera ekor panjang yang hidup berdampingan dengan warga di area hutan di sekitar pemukiman warga. Yang unik, di sana juga terdapat ritual Rewanda Bojana (pemanggilan kera) di mana para kera itu turun untuk mengambil sajian yang ada di Gunungan Buah.

Baca juga:   Keren! Pria Paruh Baya Ciptakan Charger Portabel dari Barang Rongsok

Kehadiran Menparekaf di desa yang dapat ditempuh dari Kota Purwokerto selama 60 menit itu, juga memberikan beberapa program ekonomi kreatif yang nantinya dapat dikerjasamakan dengan warga.

Selain itu, di desa wisata yang kental dengan adat istiadat dan kebudayaan hingga peninggalan sejarah religi yaitu Masjid Saka Tunggal yang konon dibangun pada tahun 1288 diharapkan mampu menjadi daya tarik sendiri untuk mendatangkan wisatawan, baik nusantara ataupun mancanegara.

Baca juga:   Bobby Ingin Menjadi Generasi Muda yang Unggul

“Ini tentu akan kita riset lagi kalau betul (dibangun) 1288, ini berarti lebih tua dari Masjid Demak. Ini berarti juga menjadi destinasi wisata religi,” kata Menparekraf dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Menparekraf Sandiaga juga mengakui para pelaku wisata dalam dua tahun terakhir tidak merasakan kunjungan wisatawan akibat adanya pandemi COVID-19. Kehadirannya disebut sebagai apresiasi kepada Bupati Banyumas atas kepemimpinannya dalam mengendalikan COVID-19.

Terkait batik, dia mengharapkan motif batik “Ngapak Cikakak” bisa jauh lebih dikenal serta menjadi suvenir untuk membuka lapangan usaha dan lapangan kerja bagi ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) maupun Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengharapkan Desa Wisata Cikakak yang masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia bisa menjadi juara dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Baca juga:   Ketika Sejarah, Cinta, dan Luka Bertemu dalam Nun Mati

“Desa Cikakak harus nomor satu. Kalau tidak nomor satu, bukanlah Cikakak,” katanya.

Kepala Desa Cikakak Akim mengatakan pihaknya sudah cukup lama mempersiapkan Desa Wisata Cikakak untuk mengikuti ADWI 2021.

Menurutnya, beberapa hal yang dipersiapkan terutama berkaitan dengan CHSE (Cleanliness, Health , Safety, and Environment Sustainability)

“Alhamdulillah sejak penjaringan pertama, dari 1.831 desa menjadi 300 desa, terus menjadi 100 desa, kemudian menjadi 50 besar dan Cikakak termasuk di dalamnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut mendamping Menparekraf Sandiaga Uno Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua. (*/Tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Desa Wisata Cikakak


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.