BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Wakil Rektor III Universitas Pasundan (UNPAS), Dr. Deden Ramdan, M.Si tegaskan, pihak kampus tidak dan tidak akan pernah menelantarkan mahasiswanya di daerah lain yang sedang mengikuti kegiatan kampus. Termasuk yang mengikuti kegiatan Kongres Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IMAKIPSI) di Lombok.
“Tidak benar jika Unpas sampai menelantarkan mahasiswanya di Lombok dalam Kongres IMAKIPSI di Lombok. Karena kami sudah memfasilitasi semuanya dan segalanya termasuk untuk tiket pesawat dan lainnya dari fakultas bersangkutan. Jadi adalah tidak benar jika mereka sampai tidak bisa pulang karena kehabisan ongkos,” tegas Deden, saat dikonformasi oleh Pasjabar, Kamis (11/11/2021).
Deden menuturkan jika dua mahasiswa Unpas itu sudah atas ijin fakultasnya mengikuti kongres IMAKIPSI di Lombok. “Kami melihat ini adalah kesempatan bagi mereka karena ini merupakan kongres secara nasional. Bahkan tiket pesawatpun kami belikan dari PP langsung ketika mereka akan mengikuti kongres,” ujarnya.
Oleh karenannya Deden sangat menyangkan adanya pemberitaan tentang dua mahasiswa Unpas yang ikut terlantar dengan mahasiswa lainnya asal Jabar usai mengikuti kongres tersebut.
“Tentunya ini sangat kami sayangkan, dengan adanya pemberitaan itu, karena kami sudah memberikan fasilitas kepada mereka untuk bisa dengan baik mengikuti kegitan. Jadi sekali lagi saya tegaskan tidak ada mahasiswa Unpas yang terlantar disana. Bisa kita cek langsung ke mahasiswanya nanti,” jelasnya.
Saat ini Deden menyebutkan jika masih menunggu kepulangan perwakilan mahasiswa Unpas itu ke Bandung untuk mengetahui apa yang sebetulnya terjadi, sehingga Komisi V DPRD Jabar bisa mendapat informasi tersebut.
“Rencananya kedua mahasiswa itu pulang hari ini, dan setelah mereka di kampus kami akan segera mencari tahu kenapa ada informasi ketelantaran seperti itu,” tutur Deden.(tie)







