CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

KIBS III Ajak Generasi Muda Teladani Juhaeri “Budak Masakat Saba Jagat Ti Majalengka Ngurilingan Dunya”

Tiwi Kasavela
27 November 2021
KIBS III Ajak Generasi Muda Teladani Juhaeri "Budak Masarakat Saba Jagat Ti Majalengka Ngurilingan Dunya"

Pengurus Besar Paguyuban Pasundan bekerjasama dengan Yayasan Kebudayaan Rancage menggelar webinar Internasional Konferensi Budaya Sunda Internasional (KIBS) III Pada Sabtu (27/11/2021) secara virtual yang ditayangkan langsung oleh Pas TV. (tiwi/tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR COM– Pengurus Besar Paguyuban Pasundan bekerjasama dengan Yayasan Kebudayaan Rancage menggelar webinar Internasional Konferensi Budaya Sunda Internasional (KIBS) III Pada Sabtu (27/11/2021) secara virtual yang ditayangkan langsung oleh Pas TV.

Webinar ini bertajuk “Budak Masakat Saba Jagat Ti Majalengka Ngurilingan Dunya” pra launching otobiografi Juhaeri.

Webinar ini menghadirkan  narasumber Ahli Pandemi Sanovi USA Dr. Juhaeri untuk mengupas perjalanan hidup dan buku autobiografi yang ditulisnya.

Juhaeri adalah anak sunda yang lahir di Majalengka dan tumbuh di keluarga yang sederhana, namun memiliki tekad dan kerja keras hingga mengantarkannya meraih kesuksesan.

Ia adalah seorang pengajar di University of North Carolina, serta berhasil menjabat sebagai Wakil Presiden dan Kepala Ilmu Keselamatan Global Sanofi, New Jersey.

Baca juga:   Liga 1 Diundur Jadi 27 Agustus, Begini Respons Persib

Juhaeri mengungkapkan kisahnya dalam buku Statistics of Dreams : Sebuah Memoar, yang mengupas nilai-nilai kehidupan dan perjalanannya hingga saat ini.

Pembahas buku sekaligus Budayawan, Dr. H. Asep Salahudin menyampaikan bahwa otobiografi ini memiliki banyak nilai dan kelebihan yang dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi yang membacanya.

“Buku ini ditulis dengan menggunakan bahasa dan diksi yang sangat enak dibaca, seperti kita sedang mendengarkan pendongeng hebat yang tengah membacakan sebuah cerita,” ujarnya.

Asep mengatakan bahwa fragmen demi fragmen dalam buku ini begitu detil, mulai dari kehidupan Juhaeri saat masih kecil di kampung Singkur hingga akhirnya menjadi seseorang yang melintasi banyak negara berkat karya dan prestasinya.

“Buku ini juga menggambarkan kondisi sosiologis dan psikologis pengarang secara detil, dari hidup sebagai masyarakat biasa hingga bisa menjadi tokoh dan pemimpin perusahaan farmasi kelas dunia,” imbuhnya.

Baca juga:   Ahli Sebut Desain Ruang Belajar Pengaruhi Produktivitas Seseorang

Ia menungkapkan bahwa Juhaeri dapat membawakan kisahnya dengan menyentuh dan dalam, baik cerita terkait hubungan dengan keluarganya antara ayah, ibu dan kakak, adiknya, termasuk hubungan asmara dan persahabatan.

“Memoar ini sangat bagus mengupas pemikian dan falsafah hidup, lengkap dengan ulasan cita-cita Juhaeri untuk Indonesia, serta nasionalisme sunda yang begitu kuat,” urainya.

Adapun Ketua Yayasan Kebudayaan Rancage Dr. Etty R.S M.Hum berharap bahwa kisah hidup Juhaeri diharapkan dapat menjadi pelecut kepada orang sunda maupun bangsa Indonesia untuk melebarkan sayap ke seluruh dunia.

“Jangan ada istilah kurung batok, tapi harus melebarkan sayap. Semoga pengetahuan dan pengalaman Kang Juhaeri ini menjadi bekal untuk generasi kita untuk mengikuti jejaknya bahkan melebihi prestasi kang Juhaeri,” ucapnya.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Hadiri Upacara HUT RI di Lapangan Gasibu Bandung

Sementara itu, Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi, M.Si menyambut baik hadirnya webinar ini.

Ia mengatakan kisah Juhaeri menjadi semangat baru bagi pengurus Paguyuban Pasundan yang selama ini memiliki visi misi untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan.

“Kisah dari Kang Juhaeri ini sangat menginspirasi, hal ini harus diketahui oleh anak-anak kita di sekolah, para mahasiswa di kampus, agar termotivasi bahwa  meskipun lahir dari kampung tapi ada yang bisa sukses hingga mendunia,” tandasnya.

Webinar bertajuk “Budak Masarakat Saba Jagat Ti Majalengka Ngurilingan Dunya” ini dapat disaksikan di :

https://youtu.be/ts1innicqAc

(tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: generasi mudaJuhaeriKIBS III


Related Posts

Warek 1 Unpas Prof Cartono
HEADLINE

Prof Cartono Tekankan Nilai Kepramukaan sebagai Pondasi Pendidikan Karakter Bangsa

27 Oktober 2025
Upacara HUT RI Paguyuban Pasundan
HEADLINE

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Hadiri Upacara HUT RI di Lapangan Gasibu Bandung

17 Agustus 2025
tb hasanuddin one piece
HEADLINE

TB Hasanuddin: Pengibaran Bendera ‘One Piece’ Tanggal 17 Agustus Tidak Etis dan Langgar UU

5 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.