CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Cegah Radikalisasi Teroris Masuk Kampus BNPT Kunjungi Unpas

Yatti Chahyati
13 Januari 2022
Cegah Radikalisasi Teroris Masuk Kampus BNPT Kunjungi Unpas

(foto : tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sebagai upaya mencegah radikalisasi berbasis kekerasan masuk kampus, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., kunjungi Universitas Pasundan (Unpas), Kamis (13/1/2022).

Kunjungan Kepala BNPT ini diterima langsung oleh Rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si., M.Kom.IPU dan Para Wakil Rektor Unpas dan juga civitas akademika Unpas di Gedung Rektorat Unpas, Jalan Tamansari.

(foto : tie/pasjabar)

Boy mengatakan kunjungan ini dilakukan dalam memperkuat silaturahmi dan sinergitas dalam mencegah paham radikalisme di lingkungan kampus.

“Kegiatan ini dilakukan untuk membangun kerjasama dalam rangka melakukan pencegahan paham radikalisme yang rentan menyebar di perguruan tinggi,” ujarnya.

Saat ini, sambung dia propaganda teroris dapat menyasar anak anak muda termasuk mahasiswa. “Unpas memiliki jumlah mahasiswa yang banyak, kolaborasi BNPT dengan Unpas ini diharapkan bisa menjadi langkah nyata agar mahasiswa pasundan tidak terbawa arus radikalisme yang berbasis terorisme,” ujarnya.

Baca juga:   Copa America 2024: Uruguay Kalahkan Kanada Kunci Posisi Tiga

Radikalisme ucap Boy seperti virus yang menyebar tanpa terasa dan cepat. Sehingga membutuhkan vaksin, yaitu dengan memperkokoh nilai kebangsaan dan persatuan.

(foto : tie/pasjabar)

“Jadi kita ingin menyelamatkan mereka yang belum terpapar kalau mereka yang teridentifiasi mereka sudah lain lagi penanganannya dan juga ada yang sudah berurusan dengan hukum, dan sudah ditindak lanjuti namun komunitas besar yang ada ditengah masyarakat itu kan seperti virus, itu tidak terasa dalam rangka membangun daya tahan serta ideologi harus ada vaksin untuk memperkokoh dan bela negara. Sehingga masyarakat memiliki ketahanan yang baik ketika ada faham radikal berbasis kekerasan maka jika sudah memiliki penangkal akan menolak dengan sendirinya,” tegasnya.

Baca juga:   Pemprov Jabar Soroti Kasus Bayi Hampir Tertukar di RSHS

Boy menyebutkan perlu adanya upaya pencegahan sejak dini dan kewaspadaan terhadap radikal terorisme berbasis kekerasan, sehingga tidak ada lagi mahasiswa dan masyarakat yang terpapar faham radikal bebasis kekerasan di Indonesia.

(foto : tie/pasjabar)

Sementara itu, Rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si., M.Kom.IPU mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan adalah upaya dalam membangun sinergi dan memenuhi  8 kinerja indikator utama salah satunya adalah membangun sinergitas dengan insitusi pemerintah, BUMN dan Swasta.

“Sebelumnya kami juga melakukan upaya P4GN dan bela negara di kampus dan saat ini mempunyai program pencegahan radikalisme dan  terorisme dengan menanamkan persatuan NKRI,” ujarnya.

Baca juga:   Unpas Gelar Pelepasan 5 Calon Jemaah Haji Tahun 2025

“Ini adalah program pentahelik kerjasama dengan pihak media, goverment dan masyarakat dalam rangka meningkatkan salah salahtunya deradikalisasi. Sehingga Kampus juga harus melakukan penyecegahan radikal masuk kampus, salah satunya bela negara seperti pencegahan narkoba dan memberikan femahaman ke mahasiswa sejak masuk bahkan sampai keluar kampus,” paparnya.

(foto : tie/pasjabar)

Unpas sendiri dikatakan Eddy akan melanjutkan kerjasama dengan BNPT ini dengan MoU, “Supaya bisa sejalan seiring di masyarakat dalam rangka prefentif untuk menghindari hal yang tidak diinginkan khususnya masuknya radikal teroris berbasis kekerasan,” ujarnya.

Unpas saat ini dkkatakan Eddy sudah melakukan pencegahan faham radikal mulai dari masuk kampus melalui pengenalan mahasiswa baru, diterapkan di mata kuliah hingga lulus kuliah dalam program ESQ. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BNPTkepala BNPTpasundanradikalismerektor Unpasuniveristas pasundanunpas


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

1 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.